Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 19:47 WIB

Jaksa Bandingkan Pencegahan Korupsi di Malaysia

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 11 September 2017 | 15:41 WIB
Jaksa Bandingkan Pencegahan Korupsi di Malaysia
Jaksa Agung HM Prasetyo - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo membandingkan pemberantasan korupsi antara di Singapura, Malaysia, dan Indonesia, saat rapat kerja dengan Komisi III DPR.

"KPK mereka terbatas pada fungsi penyelidikan dan penyidikan saja, meskipun Malaysia memiliki divisi penuntutan tapi dalam melaksanakan kekuasaan harus ada izin dari Jaksa Agung Malaysia," kata Prasetyo di Gedung DPR, Senin (11/9/2017).

Ia menjelaskan cara kerja Kejaksaan yang ada di Malaysia dan Singapura yakni kedua negara ini merupakan institusi yang berwenang menentukan dapat tidaknya suatu perkara ditingkatkan ke tahap penuntutan dan persidangan di pengadilan.

Menurut dia, ini merupakan perwujudan universal sistem penuntutan tinggal yang berlaku di setiap negara. Bahkan, mereka sampaikan ke Indonesia bahwa lembaga apapun atau institusi apapun yang diberi kewenangan luar biasa besar tanpa batas dan tanpa kontrol cenderung sewenang-sewenang.

"Dan merasa benar sendiri, merasa tidak dapat disentuh, dan tidak boleh diperslaahkan. Ini disampaikan ke mereka," ujarnya.

Di samping itu, ia juga membandingkan dengan Undang-undang yang ada di Indonesia yakni Undang-undang Nomor 16 tahun 24 tentang Kejaksaan yang disebutkan Jaksa Agung adalah penuntut umum tertinggi.

Namun, dengan adanya Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, maka ketentuan tersebut tidak sepenuhnya berlaku. Sehingga perlu diketahui baik di Malaysia maupun Singapura, praktik penegakan hukum berjalan harmonis, tidak saling bersaing apalagi menjatuhkan.

"Sudah selayaknya semua pihak kita menyimak praktik penegakan hukum pencegahan di kedua negara tetangga itu, yang dalam jangka panjang akan lebih berhasil efektif dan efisien dilakukan melalui pencegahan. Meskipun penegakan pencegahan tidak banyak popular, tidak banyak dilihat, karena jauh dari hiruk pikuk," tandasnya. [rok]

Tags

 
x