Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:21 WIB

Fraksi PDIP Dikecewakan Bupati Jember

Oleh : - | Minggu, 10 September 2017 | 18:07 WIB
Fraksi PDIP Dikecewakan Bupati Jember
Bupati Jember, Faida - (Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jember - Fraksi PDI Perjuangan mengaku tidak pernah diajak komunikasi oleh Bupati Faida dan Wakil Bupati Abdul Muqit Arief sehingga merasa dikecewakan pemerintah daerah dalam proses pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Perubahan Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD 2017.

"Kami prihatin dengan situasi seperti ini, kami akan mengawal ketat. Kalau arah kebijakan tidak benar, ya kami ngomong sesuai aturan yang ada," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Agus Sofyan.

Ia menjelaskan sebagai bagian dari koalisi pendukung Bupati Faida di parlemen, Fraksi PDI Perjuangan sama sekali tidak pernah diajak bicara mengenai hal-hal strategis dalam Perubahan APBD 2017.

"Kami sama sekali tidak dilibatkan, sama sekali tidak diajak ngomong. Kami harus berbuat apa lagi?," katanya.

Menurut dia, ini berbeda dengan pemerintahan dua kepala daerah sebelumnya. Fraksi PDI Perjuangan selama masa pemerintahan Bupati Samsul Hadi Siswoyo dan MZA Djalal selalu menjadi bagian dari koalisi pendukung di parlemen. Selama itu, fraksi selalu diajak bicara mengenai kebijakan penganggaran APBD maupun kebijakan lain yang membutuhkan dukungan parlemen.

"Semestinya untuk kebijakan karena menyangkut ranah di legislatif, kami diajak omong, dikasih rambu, dikasih arahan, sehingga bisa sinergi. Tapi sampai sekarang sama sekali tidak (ada). Satu tahun lebih kami proaktif, tapi pada akhirnya saya pasrahkan," ujarnya.

Menurut dia, kalau memang karakter atau pola kebijakan Bupati Faida seperti itu, ya silakan.

"Sekarang kami lepas ke teman-teman, kami perlakukan sama. Meskipun kami pengusung, kami akan bertindak tegas dan bijak untuk mengkritisi bupati," jelas dia.[beritajatim.com]

Komentar

 
Embed Widget

x