Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 07:13 WIB

Pansus Angket: Kewenangan KPK Jangan Kelewat Batas

Oleh : Ray Muhammad | Sabtu, 9 September 2017 | 03:00 WIB
Pansus Angket: Kewenangan KPK Jangan Kelewat Batas
Wakil Ketua Pansus Angket KPK Taufiqulhadi dengan Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu - (Foto: inilahcom/Didik S)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Pansus Hak Angket KPK Taufiqulhadi menilai bahwa kewenangan ekstra yudisial yang melekat pada lembaga antirasuah saat ini terkesan melampaui batas.

Ia menuturkan kewenangan untuk melakukan penyelidikan, penyidikan dan penindakan tindak pidana korupsi oleh KPK banyak yang bertentangan dengan hukum.

Salah satu kewenangan yang dianggapnya melampaui batas ialah KPK melarang tersangka didampingi kuasa hukumnya saat dilakukannya proses pemeriksaan.

"KPK itu tidak membenarkan tersangka didampingi kuasa hukum atau pengacara. Itu bertentangan dengan KUHAP, bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM (hak asasi manusia) universal," ujar Taufiqulhadi kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat (8/9/2017).

Politikus asal NasDem ini pun mengkritisi jika hal ini dibiarkan, maka dikhawatirkan bisa dianut oleh lembaga hukum lainnya seperti Polri dan kejaksaan.

"Apa jadinya? Jadinya kedepan Indonesia akan tidak jelas lagi penegakan hukumnya. Kalau ekses terlembagakan, maka itu berbahaya kepada sistem penegakan hukum. Maka, jangan sampai kelewat batas," tandasnya. [rym]

 
x