Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 19:09 WIB

HUT Pernikahan, Ahok Tulis Surat untuk Sang Istri

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Jumat, 8 September 2017 | 13:29 WIB
HUT Pernikahan, Ahok Tulis Surat untuk Sang Istri
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Istrinya, Veronica Tan
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini menjadi tahanan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, menulis sebuah surat untuk Istrinya, Veronica Tan.

Surat tersebut berisi ungkapan rasa terima kasihnya kepada Vero yang telah menemaninya selama ini. Hari ini menandai pernikahan Ahok dan Vero yang genap berusia 20 tahun.

Julukan "Robot" dari Vero tak ubahnya membuat Ahok semakin cinta terhadap sang istri. Ia juga bersyukur karena Vero masih setia menemani Ahok meski sekarang menjadi tahanan negara.

Berikut Isi Surat Terbuka Ahok untuk Vero:

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 Wib karena sudah banyak yang menunggu dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00 Wib.

Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan dispensi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar robot kepadaku sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar "take it for granted" sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar Hut pernikahan ke-20 tahun adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat. Dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih, tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya.

Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung. Betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi akan menjadi perempuan penolong bagi saya.

Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, Istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan.[jat]

 
x