Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:52 WIB

Polisi Tantang Kuasa Hukum Novel Baswedan

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 7 September 2017 | 16:20 WIB
Polisi Tantang Kuasa Hukum Novel Baswedan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INLAHCOM, Jakarta - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan membantah tudingan Kuasa hukum penyidik senior KPK Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa, yang menganggap laporan yang ditujukkan ke kliennya merupakan upaya untuk melemahkan KPK.

"Saya pikir kami hanya bekerja sesuai laporan. Kami tidak pernah jauh berfikir terlalu jauh-jauh seperti itu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/9/2017).

Ia justru menyuarakan pernyataan beraroma tantangan kepada kuasa hukum Novel untuk membuktikan anggapannya jika memang masih beranggapan polisi ingin melemahkan KPK.

"Mungkin bisa dibuktikan nanti apabila ada hal lain yang bisa dibuktikan yang menurut mereka tidak sesuai dengan keinginan mereka," ujarnya.

Ia menegaskan polisi hanya bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Apa yang dilakukan polisi juga akan terbuka untuk umum

"Polisi bekerja ada sistem, ada SOP-nya, ada tahapannya, dan tahapan itu kita lakukan. Dan bukti-bukti tahapan itu kita lalui semuanya, sehingga apa yang disampaikan teman-teman lawyer itu tidak benar," tandasnya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Novel Baswedan, Alghiffari Aqsa, menyesalkan laporan-laporan terhadap Novel ke kepolisian. Laporan itu dinilai sebagai bagian skema Panitia Khusus Hak Angket KPK.

"Tujuannya untuk melemahkan KPK dan menyingkirkan orang berintegritas seperti Novel di KPK," katanya Rabu 6 September 2017.

Aqsa mengatakan, laporan itu sebagai bentuk pengalihan isu kekerasan yang dialami Novel. Sebab, Novel menyebut adanya keterlibatan jenderal-jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras yang menimpanya pada April lalu. Kasus ini dinilai malah terbengkalai dan tak kunjung terungkap.

"Selain itu, target dari pelaporan bukan keadilan, tapi memang untuk mendiskreditkan Novel," tegasnya.

Komentar

 
x