Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 19:38 WIB

Saksi Novanto, KPK Periksa Sekjen DPR Kasus e-KTP

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 7 September 2017 | 12:22 WIB
Saksi Novanto, KPK Periksa Sekjen DPR Kasus e-KTP
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Ahmad Djuned - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Ahmad Djuned sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Ahmad bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua DPR Setya Novanto. "Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (7/9/2017).

Selain memeriksa Djuned, penyidik KPK juga memanggil Direktur Utama PT Multisoft Java Technologies Willy Nusantara Najoandan dan Staf Pusat Komunikasi Kementerian Luar Negeri Kristian Ibrahim Moekmin.

"Mereka berdua juga diperiksa sebagai saksi untuk SN," tutur Febri.

Novanto merupakan tersangka keempat dalam proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Selang seminggu penetapan Setnov, KPK kemudian menjerat anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari sebagai tersangka e-KTP.

Pria yang sempat tersandung kasus 'Papah Minta Saham' itu diduga mengatur proyek senilai Rp5,9 triliun itu bersama Andi Narogong sejak awal penganggaran, pengerjaan hingga pengadaan kartu tanda penduduk elektronik tersebut.

Dalam surat dakwaan Andi Narogong, Setnov disebut telah menerima keuntungan dalam proyek e-KTP ini. Setnov dan Andi Narogong disebut mendapat jatah sebesar Rp574,2 miliar.[jat]

Tags

 
x