Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:13 WIB

Polisi Buru Tiga Pembunuh Anak Jalanan di Kediri

Oleh : - | Kamis, 7 September 2017 | 09:49 WIB
Polisi Buru Tiga Pembunuh Anak Jalanan di Kediri
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri Polsek Kediri Kota sedang memburu tiga pelaku pembunuhan terhadap Imam Subekti (25) warga Dusun Jegles, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Mereka ditengarai kabur ke luar kota, setelah 10 orang temannya berhasil diamankan polisi.

Data dari Polsek Kediri Kota menyebutkan, tiga pelaku buron berinisial MN, RM dan GL asal Kelurahan Balowerti, Kota Kediri. Ketiganya merupakan anak-anak jalanan yang tergabung dalam komunitas Punk. Polisi mensinyalir ketiganya sudah kabur ke luar Kediri.

"Pelaku sejumlah 13 orang, 10 diantaranya sudah berhasil kami amankan. Tiga lainnya masih dalam pencarian," ujar anggota kepolisian yang engan disebutkan namanya. Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi kasus ini. Kapolsek Kediri Kota Kompol Sucipto saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan pengembangan.

Sementara itu, ke-10 orang pelaku kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Kediri Kota. Mereka, FN (16) seorang pelajar SMK asal Perumahan Permata Biru, Kota Kediri dan KN asal Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang sebelumnya dikeler ke TKP untuk menjalani reka ulang, RV (17) pelajar SMK asal Desa Badan Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Selanjutnya, DN (18) warga Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota Kediri, AN (17) warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, VV (13) warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, GL (17) warga Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri, RS, pelajar SMK asal Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri dan AT (15) pelajar asal Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pembunuhan terjadi, pada 25 Agustus 2017 lalu. Peristiwa berlangsung di bangunan kosong ruko setengah jadi di Pasar Grosir, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Korban dikeroyok hingga akhirnya tewas. Setelah itu jenasahya dibuang ke tengah hutan Lereng Gunung Kelud, tepatnya di Desa Pandan Toyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x