Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 19:06 WIB

Polisi Dalami Saksi yang Mengetahui Email Novel

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 6 September 2017 | 16:33 WIB
Polisi Dalami Saksi yang Mengetahui Email Novel
Novel Baswedan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya melayangkan tiga undangan kepada pegawai KPK untuk dimintai keterangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Novel Baswedan terhadap Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman.

Namun hanya dua pegawai KPK yang memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Ade Deriyan.

"Hari ini ada dua pegawai KPK yang datang. Yang pasti kami ingin menggali yang ada kaitannya dengan mereka ketahui email yang diterima oleh pak Aris Budiman dari mas Novel. Itu yang akan kami gali dari mereka semua. Biar bagaimanapun juga mereka ada dan tau terkait dengan email tersebut," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/9/2017).

Ia menjelaskan, ketiga pegawai KPK yang dipanggil adalah orang yang sempat disebut Aris saat menjalani pemeriksaan pertama. Ketiga orang ini disebut Aris sangat mengetahui email dari Novel ini.

"Ini yang kami panggil adalah orang orang yang menurut keterangan Pak Aris Budiman mengetahui terkait dengan keterangan di email. Jadi orang yang kami panggil hari ini adalah orang-orang yang muncul dalam keterangannya Pak Aris Budiman. Terkait juga nanti saksi yang kami panggil adalah yang ada keterkaitannya dengan saksi-ksaksi yang dipanggil sebelumnya," ungkapnya.

Ia menjelaskan, hasil keterangan dua orang saksi dari KPK yang sempat hadir, polisi akan melakukan pengembangan. Polisi tidak menutup kemungkinan pemanggilan saksi baru berdasarkan keterangan saksi KPK ini.

"Jadi nanti dalam keterangan dua unsur pegawai KPK kami akan mendapatkan info apa lagi. Nah dari informasi itu akan kami kembangkan dan panggil orang-orang yang kami nilai bisa memberikan kejelasan terkait engan dudul perkaranya kasus emailnya Novel atas laporan mas Aris Budiman," jelasnya.

Diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman. Novel Baswedan dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik.

Aris mengaku tersinggung dengan surat elektronik yang dikirimkan Novel, mengenai aturan perekrutan penyidik dari kepolisian.

Penghinaan Novel terhadap dirinya dilakukan dalam surat elektronik atau email yang dikirimkan ke dirinya dan anggota KPK lainnya. Dalam email tersebut, Novel menyebut Aris tidak mempunyai integritas sebagai Dirdik KPK. Novel juga menyebut Aris sebagai Dirdik KPK terburuk sepanjang lembaga antirasuah itu berdiri. [ton]

 
x