Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:14 WIB

Pembunuhan Anak Jalanan, Korban Dibuang ke Hutan

Oleh : - | Rabu, 6 September 2017 | 13:44 WIB
Pembunuhan Anak Jalanan, Korban Dibuang ke Hutan
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri Polsek Kediri Kota berhasil mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan di hutan Gunung Kelud, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Selasa (5/9/2017) sore kemarin. Korban bernama Imam Subekti (25) warga Desa Jegles, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Imam diketahui sebagai anak jalanan. Dia tewas akibat dibunuh oleh teman sesama anak jalanan. Pelaku sejumlah sembilan orang baru saja diamankan polisi. Mereka sedang menjalani serangkaian pemeriksaan di Polsek Kota, Polresta Kediri.

Dua diantara sembilan pelaku, pada Rabu (6/9/2017) siang dibawa ke TKP pembunuhan yaitu di bangunan ruko Pasar Grosir, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri yang mangkrak. Mereka dikeler petugas untuk menunjukkan barang bukti yang tertinggal di lokasi.

Rekonstruksi ulang ini melibatkan Unit Reskrim Polsek Kota dan Tim Identifikasi Polresta Kediri. Polisi akhirnya menemukan sebuah onderdil sepeda angin berupa gir, botol bekas air mineral dan batu. Tetapi belum ada penjelasan resmi mengenai kasus ini.

"Mohon waktu kami masih melakukan serangkaian penyelidikan," ujar Kapolsek Kediri Kota Kompol Sucipto di TKP. Reka ulang yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini menarik perhatian. Banyak warga berdatangan untuk melihat.

Menurut Lestari (34) pemilik warung kopi di sekitar lokasi, pembunuhan terjadi pada Jumat (25/8/2017) lalu. Saat itu, pukul 02.30 WIB ada seorang pemuda datang ke warungnya bertanya rumah sakit yang masih buka.

"Ada seorang pemuda mengaku bernama Moza bertanya rumah sakit yang masih buka. Dia bilang baru saja mengeroyok seseorang dan korbannya luka parah. Saya ditunjukkan foto foto korban. Lalu saya sempat menengok korban di belakang sana. Ternyata kondisinya sudah luka parah di bagian wajahnya," jelas Lestari.

Lestari melihat korban berada di semak semak di belakang bangunan ruko kosong setengah jadi. Kondisinya luka parah, tetapi masih hidup. Disekeliling korban ada sejumlah anak jalanan. Jumlahnya kurang lebih 20 orang. Satu diantaranya gadis perempuan.

Lestari menyarankan korban dibawa ke rumah sakit. Setelah mendapat saran, pelaku kemudian mengangkat korban. Setelah itu mereka pergi. Lestari pun tidak mengira, apabila korban akhirnya tewas dan jenasahnya dibuang di hutan Gunung Kelud.

"Setelah kejadian itu, mereka sudah tidak pernah datang lagi kesini. Padahal sebelumnya, anak anak ini tinggal di bangunan kosong tersebut. Sampai akhirnya saya didatangi pak polisi kemarin diberitahu mengenai kasus tersebut. Ternyata korban meninggal dunia dan pelakunya ditangkap polisi," pungkas Lestari. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x