Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 21:37 WIB

Novel Juga Sebar Email Soal Aris ke Pegawai KPK

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 5 September 2017 | 18:11 WIB
Novel Juga Sebar Email Soal Aris ke Pegawai KPK
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polda Metro Jaya mengatakan dari hasil penyelidikan barang bukti laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Novel Baswedan, diketahui Novel tidak hanya mengirim surat elektronik itu ke Aris Budiman, tapi pesan itu disebar ke sejumlah orang KPK.

"Kalau saya lihat dari dokumen yang dijadikan bahan laporan pak Aris, kami melihat ada beberapa orang yang menerima email tersebut. Nanti kami pastikan ya mas. Yang pasti orang-orang yang menerima tembusan dari email itu akan kami dalami keterangannya," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/9/2017).

Meski demikian ia masih enggan membeberkan email Novel itu terkirim ke berapa orang dan untuk siapa saja.

"Seluruhnya nanti akan muncul dalam hasil pemeriksaan para saksi. Jadi nanti konstruksi yang akan kami bangun nanti saksi yang kami panggil keterangannya berdasarkan mereka sendiri. Siapa saja yang mengetahui, melihat dan mendengar akan kami mintai keterangan," ulasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya memang belum mengambil keterangan dari saksi ahli karena beberapa saksi belum diperiksa. Yang pasti, Adi menyatakan status Novel dalam kasus ini masih terlapor.

"Belum (saksi ahli). Kami masih melakukan pemeriksaan saksi saksi saja. Belum ke ahli. Statusnya Novel masih terlapor. Belum tersangka, tolong diluruskan," tegasnya.

Diketahui, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman. Novel Baswedan dilaporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik. Aris mengaku dia tersinggung dengan surat elektronik yang dikirimkan Novel, mengenai aturan perekrutan penyidik dari kepolisian.

"Saya sangat dilecehkan (Novel). Orang-orang jadi tahu, di Kepolisian tahu, karena menyebar lewat jalur WA, kolega-kolega saya di Kejaksaan menyebar kemana-mana," ujar Aris seusai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31/8/2017) malam.

Aris menjelaskan, penghinaan Novel terhadap dirinya dilakukan dalam surat elektronik atau email yang dikirimkan ke dirinya dan anggota KPK lainnya. Dalam email tersebut, Novel menyebut Aris tidak mempunyai integritas sebagai Dirdik KPK. Novel juga menyebut Aris sebagai Dirdik KPK terburuk sepanjang lembaga antirasuah itu berdiri.

"Kalau saya nanti keluar dari (KPK), mereka jadi sebut 'oh ini mantan Dirdik KPK yang tak berintegritas," tandasnya.[jat]

Komentar

 
x