Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 14:30 WIB

PPP akan Ikut Petunjuk NU Soal Cagub Jatim

Oleh : - | Selasa, 5 September 2017 | 17:27 WIB
PPP akan Ikut Petunjuk NU Soal Cagub Jatim
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - DPW PPP Jatim menyatakan siap mengikuti apa yang dikatakan dan petunjuk para kiai NU terkait sikap di pilgub Jatim 2018.

PPP Jatim hingga saat ini masih belum menentukan sikapnya mengusung kandidat karena masih tahap penjaringan bakal pasangan calon. Ada dua kandidat gubernur yang telah mendaftar di PPP, yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Kombes Pol Syafiin (Gus Syaf).

"Partai kami didirikan oleh para kiai dan tidak mungkin kami tak mengikuti petunjuk yang diberikan, khususnya menjelang pilgub Jatim mendatang," tegas Ketua DPW PPP Jatim Musyafak Noer, Selasa (5/9/2017).

Menurut dia, keputusan final nantinya ada di DPP PPP sesuai mekanisme dan aturan berlaku di internal partai dengan melalui tahapan-tahapan sebagaimana tertulis dalam peraturan.

"Tapi kami di Jatim tetap menyampaikan ke pusat bahwa para kiai-kiai di sini sudah bersikap dan berharap NU tidak pecah di pilgub. Sikap kami tetap mengikuti apa yang disampaikan kiai," tuturnya.

Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim ini mengakui telah dipanggil kiai-kiai sepuh di kantor PWNU Jatim pada Selasa (29/8/2017) lalu, yang memastikan bahwa sepakat mendukung Wakil Gubernur sekaligus Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai calon Gubernur Jatim periode lima tahun ke depan.

Saat itu, kata dia, turut hadir pada pertemuan dengan pengurus PPP Jatim antara lain Rois PWNU Jatim KH Anwar Mansur, Ketua PWNU Jatim KH Mutawakil Alallah, KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Zainudin Jazuli (Ploso Kediri), KH Nuruddin A Rahman (Bangkalan) dan Gus Kikin (Tebuireng Jombang).

"Kami sangat menghormati hasil pertemuan dan sepakat mengikuti petunjuk kiai. Selanjutnya kami sampaikan ke pusat dan keputusan final ada di DPP. Tentunya sekali lagi, keputusannya sesuai mekanisme dan aturan berlaku," pungkasnya.[beritajatim]

Komentar

 
x