Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 02:58 WIB

PDIP Buka Peluang Koalisi di Pilgub Jateng

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 3 September 2017 | 23:40 WIB
PDIP Buka Peluang Koalisi di Pilgub Jateng
Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Semarang - Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan pihaknya membuka diri untuk berkoalisi dengan partai politik lain dalam mengusung kandidat pada Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.

"Intinya PDIP semakin banyak kawan bergabung semakin suka, istilahnya seribu kawan kurang, satu lawan kebanyakan. Kami tidak tertutup (untuk berkoalisi, red.)," katanya di Semarang, Minggu (3/9/2017).

Kendati demikian, ia menegaskan parpol yang akan berkoalisi dengan PDIP dan menginginkan posisi wakil gubernur, maka disarankan agar berkomunikasi dengan DPP PDIP.

"Kalau parpol yang berkoalisi ingin menjadi wakil gubernur atau gubernur, maka lobinya jangan ke DPD, tapi ke Jakarta, itupun milih, tempatnya di Teuku Umar (Kediaman Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, red.)," ujarnya.

Menurut dia, PDIP sebenarnya bisa mengusung calon sendiri pada Pilgub Jateng 2018, tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lain, tetapi keputusan mengenai hal itu menjadi kewenangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Pertanyaan itu yang bisa menjawab hanya Ibu Ketua Umum, sebab Jateng adalah daerah khusus," katanya.

Ia menganggap wajar jika ada partai politik, seperti Partai Golkar dan Partai Gerindra, yang ingin "head to head" dengan PDIP pada pilgub mendatang karena Jateng selama ini dikenal sebagai "kandang banteng".

"Hal itu wajar, setiap partai berharap mengalahkan PDIP sebab mereka tahu kami mempunyai 'resources' yang kuat di Jateng," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono berharap bisa "head to head" dengan PDIP pada Pilgub Jateng 2018.

"Menurut teori, pengalaman, pengamatan, dan 'feeling', kalau 'head to head' siapapun, termasuk saya dengan PDIP itu menarik, 'probabilitynya' untuk menang itu lebih tinggi daripada jika calonnya ada tiga," katanya.

Ia menyebutkan bahwa secara teori, PDIP akan diuntungkan jika calon gubernur pada Pilgub Jateng 2018 itu ada tiga pasang.

Sama seperti Partai Golkar, Partai Gerindra juga berharap bisa "head to head" dengan bakal calon yang diusung PDI Perjuangan pada Pilgub Jateng 2018. [tar]

 
x