Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 07:06 WIB

Pemerintah Diminta Tak Berhenti di Saracen

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 1 September 2017 | 06:03 WIB
Pemerintah Diminta Tak Berhenti di Saracen
Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo mengatakan untuk mencegah agar isu SARA tidak mudah dimainkan kelompok seperti Saracen, masyarakat juga harus membatasi diri dalam penggunaan buruk sosial media.

"Publik juga harus bisa membatasi diri dalam menggunakan medsos yang bisa buruk," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (31/8/2017).

Ia mengaku sangat mengapresiasi langkah pemerintah menangakap kelompok Saracen. Tapi ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti sampai pada penangkapan pelaku Saracen. Pemerintah juga harus mewaspadai kelompok lain yang bertujuan sama.

"Langkah pemetintah yang menangkap kelompok Saracen sudah benar, tapi jangan berhenti di Saracen aja, masih ada kelompok lain yang harus dicermati. Itu bisa dilihat dari kritikan dan keluhan publik," imbaunya.

Sebelumnya PPATK menyatakan pihaknya dapat memberikan bantuan penelusuran pengguna jasa Saracen. Hal itu ditelusuri dari aliran uang. Meski demikian, bukan perkara mudah untuk menelusuri para konsumen tersebut. Pasalnya, PPATK kerap kesulitan untuk mengungkap apabila identitas pemilik tidak diketahui atau palsu.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap tiga anggota kelompok Saracen. Jasriadi (32), Sri Rahayu (32), dan Faisal Tonong (43) ditangkap di tiga tempat berbeda.

Mereka diduga melakukan penyebar konten negatif yang menyinggung SARA serta ujaran kebencian. Saracen diduga memproduksi konten tersebut berdasarkan pesanan dengan tarif puluhan juta. [hpy]

 
x