Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 17:49 WIB

Kekalahan Ahok Dibantu Serangan di Medsos

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 1 September 2017 | 04:05 WIB
Kekalahan Ahok Dibantu Serangan di Medsos
Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Indra Bambang Utoyo menyatakan kasus Saracen menjadi peringatan dimana saat ini kita memasuki zaman teknologi yang banyak berselancar di dunia maya. Kondisi ini kadang digunakan kelompok yang ingin mengambil keuntungan semisal Saracen untuk dijadikan komoditi politik.

"Saat ini kan memang kita sudah masuk pada jaman teknologi maya. Dan dalam peristiwa politik, misalnya masa kampanye, medsos memang bisa menjadi senjata ampuh untuk mengkampanyekan diri maupun menhantam lawan," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (31/7/2017).

Ia menjelaskan, ini sangat jelas terbaca di Pilgub DKI 2017. Menurutnya, salah satu kunci kekalahan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) adalah derasnya serangan lewat media sosial.

"Terlihat sekali pada pilkada DKI. Kekalahan Ahok banyak terbantukan oleh serangan-serangan di medsos," ulasnya.

Sebelumnya PPATK menyatakan pihaknya dapat memberikan bantuan penelusuran pengguna jasa Saracen. Hal itu ditelusuri dari aliran uang. Meski demikian, bukan perkara mudah untuk menelusuri para konsumen tersebut. Pasalnya, PPATK kerap kesulitan untuk mengungkap apabila identitas pemilik tidak diketahui atau palsu.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap tiga anggota kelompok Saracen. Jasriadi (32), Sri Rahayu (32), dan Faisal Tonong (43) ditangkap di tiga tempat berbeda.

Mereka diduga melakukan penyebar konten negatif yang menyinggung SARA serta ujaran kebencian. Saracen diduga memproduksi konten tersebut berdasarkan pesanan dengan tarif puluhan juta. [hpy]

 
x