Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 19:17 WIB

Kasus Saracen, Pemerintah Diminta Tidak Ragu-Ragu

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:01 WIB
Kasus Saracen, Pemerintah Diminta Tidak Ragu-Ragu
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan pemerintah harus segera menghentikan aktivitas-aktivitas penyebaran ujaran kebencian yang menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Termasuk kasus saracen.

"Intinya, aktivitas-aktivitas yang bertujuan memecah belah persatuan, mengikis modal sosial masyarakat, harus diatasi dengan tegas dan tanpa ragu-ragu," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (30/8/2017).

Ia mengaku tidak ingin mengomentari soal adanya dugaan ada aktor itelektual dari kalangan poltisi diu balik Saracen. Juga soal keterkaitan Saracen dengan Pilkada DKI 2017 silam.

"Dugaa menduga tak berujung. Biarkan pihak kepolisian mengusut dan menuntaskan kasus ini," singkatnya.

Sebelumnya PPATK menyatakan pihaknya dapat memberikan bantuan penelusuran pengguna jasa Saracen. Hal itu ditelusuri dari aliran uang. Meski demikian, bukan perkara mudah untuk menelusuri para konsumen tersebut. Pasalnya, PPATK kerap kesulitan untuk mengungkap apabila identitas pemilik tidak diketahui atau palsu.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap tiga anggota kelompok Saracen. Jasriadi (32), Sri Rahayu (32), dan Faisal Tonong (43) ditangkap di tiga tempat berbeda.

Mereka diduga melakukan penyebar konten negatif yang menyinggung SARA serta ujaran kebencian. Saracen diduga memproduksi konten tersebut berdasarkan pesanan dengan tarif puluhan juta. [hpy]

 
x