Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 03:32 WIB

Isu SARA Cara Ampuh Runtuhkan Kuasa Jokowi

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 31 Agustus 2017 | 06:03 WIB
Isu SARA Cara Ampuh Runtuhkan Kuasa Jokowi
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom/Wirasatria)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Hanura Benny Ramdhani mengatakan pihaknya memang mengutuk terjadinya kasus penyebaran ujaran kebencian yang menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), Saracen yang kerap menjadikan pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai target.

"Kaitan dengan pemerintahan sebagai target saracen, kita kan memang kutuk. Kalau niatnya serang pemerintahan yang berkuasa, ini bentuk kepanikan dari kelompoik yang tidak pernah rela hingga ini Jokowi berkuasa. Mereka tidak punya celah. Mereka sadar persis hanya bisa dihancurkan dengan menyebarkan kebencian dan berita-berita hoax. Persoalan stabilitas, kekacauan bahkan chaos itu cara satu-satunya meruntuhkan kekuasaan Jokowi," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (30/8/2017).

Ia menilai efek dari gerakan Saracen ini dapat diibaratkan sebagai bom dengan daya ledak high explosive. Target dari bom ini adalah kerukunan umat beragama, keutuhan dan harmoni yang sudah sejak Indonesia berdiri terus dipertahankan sebagai sebuah kekuatan.

"Gerakan saracen ini kekuatan high explosive yang memiliki daya hancur yang kuat bagi persatuan masyatrakat kita. Ujung-ujungnya ini bagian dari penggulingan kekuasaan. Ini tidak lepas dari Pilpres Ini sebuah gerakan politik yang sangat bahaya karena yang ingin dihancurkan solidaritas, harmoni dan gotong royong mayarakat indonesia," ulasnya.

Sebelumnya PPATK menyatakan pihaknya dapat memberikan bantuan penelusuran pengguna jasa Saracen. Hal itu ditelusuri dari aliran uang. Meski demikian, bukan perkara mudah untuk menelusuri para konsumen tersebut. Pasalnya, PPATK kerap kesulitan untuk mengungkap apabila identitas pemilik tidak diketahui atau palsu.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap tiga anggota kelompok Saracen. Jasriadi (32), Sri Rahayu (32), dan Faisal Tonong (43) ditangkap di tiga tempat berbeda.

Mereka diduga melakukan penyebar konten negatif yang menyinggung SARA serta ujaran kebencian. Saracen diduga memproduksi konten tersebut berdasarkan pesanan dengan tarif puluhan juta. [hpy]

Komentar

 
x