Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 18:19 WIB

Mendagri akan Diskualifikasi Paslon yang Main SARA

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:28 WIB
Mendagri akan Diskualifikasi Paslon yang Main SARA
Mendagri Tjahjo Kunolo - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mendagri Tjahjo Kunolo mendesek penyelenggara pemilu untuk mengeluarkan aturan untuk memberikan sanksi bagi pasangan calon yang memainkan isu SARA saat berlangsungnya Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden mendatang.

Hal ini dikarenakan pemerintah tak ingin ke depan muncul isu-isu SARA maupun ujaran kebencian saat Pemilu. Dengan demikian pasangan calon yang berkompetisi dapat bersaing positif.

"Saya minta dalam rangka Pileg dan Pilpres ini pasangan calon Pilkada, pasangan calon Pilpres, calon anggota DPR dan DPD kalau dalam kampanyenya itu membuat fitnah, mengujar kebencian, SARA, itu yang harus diberikan sanksi," ujar Tjahjo di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (29/8/2017).

Adapun sanksi yang diberikan jika pasangan calon melanggar, maka bisa didiskualifikasi pencalonannya. Aturan ini nantinya diatur dalam Peraturan komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan Bawaslu.

"Kepolisian juga harus proaktif mencegah terjadinya kampanye negatif, seperti fitnah, SARA dan ujaran kebencian. Ke depan ini 171 Pilkada (2018) itu, sudah aroma-aroma pilpres, 68 persen suara pilkada tahun depan ini suara pilpres, pileg. Kalau enggak dijaga dengan baik ini akan bisa merusakan tatanan secara keseluruhan," paparnya.

Tjahjo menambahkan, penggunaan isu SARA dan ujaran kebencian yang memunculkan kampanye hitam mampu menggagalkan kelancaran berdemokrasi.

"Suksesnya pemilu dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat yang meningkat, tidak ada politik uang dan tidak ada kampanye hitam. Mari kita adu konsep, adu program untuk kemaslahatan bangsa dan negara," tandasnya.[jat]

Komentar

 
x