Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 13:31 WIB

Maruarar Pimpin Ikrar 30 Ribu Warga Jaga Pancasila

Oleh : Ajat M Fajar | Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:20 WIB
Maruarar Pimpin Ikrar 30 Ribu Warga Jaga Pancasila
Ketua Umum DPP TM), Maruarar Sirait - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bogor - Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait memimpin ikrar warga untuk terus mendukung dan selalu menjaga Pancasila. Ikrar ditegaskan dalam acara Parade Kebhinekkan Nusantara di Parung Panjang, Bogor, Minggu (27/8).

Dalam acara ini hadir sekitar 30 ribu warga kabupaten Bogor dari berbagai elemen lintas agama, lintas suku dan lintas budaya, diantara yang hadir adalah tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor, Banser, KNPI, Pemuda Pelopor, Karang Taruna, IPNU, IPPNU, FP4GN, Gema MA, BNNK, Damas, PIK-R, PPAPRI, Wiramuda Nusantara, PMII dan lain-ain.

Hadir juga para guru dan siswa dari SMK Bina Putra Mandiri, Pondok Pesantren Modern Al-Hijrah hingga sekolah dasar yang ada di Kabupaten Bogor.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan dan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor, Adian Napitupulu

Di hadapan puluhan ribu orang itu, Maruarar menagih komitmen warga untuk selalu setia pada Pancasila. Ia juga mengajak warga untuk terus merawat pluralisme dan kebhinnekaan.

"Apakah siap melawan segala bentuk radikalisme yang mengancam Pancasila?" tanya Maruarar, sambil mengepalkan tangan ke atas.

"Siap..." teriak puluhan ribu warga dengan mengepalkan tangan.

Mendapat jawaban ini, Maruarar terlihat bangga dan senang. "Warga Kabupaten Bogor memang Pancasilais. Mari kita mem-Pancasilakan Indonesia," tegas Maruarar.

Menurut Maruarar, acara ini, selain bentuk peringatan HUT 72 RI, juga dalam rangka menjaga, merawat dan membela nilai-nilai Pancasila, pluralisme dan kebhinnekaan. Ia memastikan bahwa kelompok masyarakat yang mendukung Pancasila di negara ini merupakan kelompok arus utama dan mayoritas.
Karena itu, dengan cara ini maka ia mendorong masyarakat yang selama ini diam atau menjadi silent majority untuk bergerak melawan segala bentuk yang bisa mengancam Pancasila.

"Mari kita menjadi Pancasialis sejati, bukan yang gadungan. Kita sesama anak bangsa jangan mau diadudomba. Cukup politik pecah belah ada di era penjajahan. Kita lawan segal upaya politik devide at impera yang mau memecah bangsa," kata Maruarar, disambut tepuk tangan ribuan hadiri.

Acara ini pun mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat. Perwakilan NU Kabupaten Bogor, KH Zainul Adnan, sangat senang dengan kegiatan ini. Menurut dia, acara ini benar-benar menyatukan masyarakat sehingga warga bisa bersikap toleran.

"Semua agama mengajarkan toleransi. Saya salut dengan kehadiran TMP di Kabupaten Bogor. Terimakasih pada Maruaarar yang bisa hadir ke daerah kami," kata KH Adnan.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam, Lillih Mushlihah. Bagi dia, acara ini merupakan pendidikan secara tak langsung dari pembentukan karakter anak-anak bangsa. Dengan acara ini maka anak-anak bangsa mengenal ragam budaya Indonesia yang sangat kaya.

"Ini pendidikan toleransi yang sesungguhnya bagi anak-anak," ungkap Lilih.[jat]

Tags

Komentar

 
x