Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 04:57 WIB

Polri Bakal Panggil Organisasi Saracen

Oleh : Willi Nafie | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 10:33 WIB
Polri Bakal Panggil Organisasi Saracen
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Analisa Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri Kombes Sulistyo Pudjo Hartono menyatakan pihaknya tidak ingin gegabah dalam menelusuri penyebar kabar palsu bernuansa suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) dan ujaran kebencian oleh sindikat Saracen.

"Tapi nanti kita akan panggil organisasi Saracen karena follower ini ada 800 ribu account ya," kata Sulistyo dalam acara diskusi, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Untuk sementara ini pihaknya masih menduga pelaku menyebarkan ujaran kebencian karena ingin mencari keuntungan. Hal tersebut ditelisik dari postingan yang diunggah para pelaku sesuai dengan kebutuhan pasar.

"Dari laptop yang kita sita ada beberapa proposal dengan jumlah nominal pembuatan ujaran kebencian puluhan juta," katanya.

Beberapa hari terakhir, media masa baik elektronik, cetak, dan televisi mengabarkan tentang penangkapan pelaku penyebar kabar palsu bernuansa suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) dan ujaran kebencian.

Ada tiga tersangka tergabung dalam sindikat Saracen yang dibekuk Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim, yakni MFT (43) peran membidangi media dan informasi situs Saracennews.com, SRN (32) koordinator grup wilayah, dan JAS (32), sebagai ketua.

Atas perbuatan tersebut, JAS dijerat dengan tindak pidana akses ilegal Pasal 46 ayat 2 jo pasal 30 ayat 2 dan atau pasal 46 ayat 1 jo pasal 30 ayat 1 UU ITE nomor 11 tahun 2008 ancaman 7 tahun kurungan penjara.

Sedangkan MFT dan SRN, dijerat Pasal 45A ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan atau pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU ITE dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara. [rok]

Tags

 
x