Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:41 WIB

POM TNI Dampingi KPK Cek Fisik Helikopter AW-101

Oleh : - | Kamis, 24 Agustus 2017 | 19:28 WIB
POM TNI Dampingi KPK Cek Fisik Helikopter AW-101
Penyidik KPK melakukan pemeriksaan fisik pada Helikopter Agusta Westland (AW) 101 di Hanggar Skadron Teknik 021 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (24/8). - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polisi Militer (POM) TNI mendampingi Tim Ahli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan secara fisik Helikopter Augusta Westland (AW)-101 di Skadron Teknik (Skatek) 021 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Kamis (24/8/2017).

Pemeriksaan fisik dimulai dari bagian luar sampai ke bagian dalam, termasuk bagian kabin depan Helikopter. Ini merupakan rangkaian penyidikan dalam kasus dugaan korupsi pembelian Helikopter AW-101.

Komandan POM TNI Mayjen TNI Dodik Wijanarko mengatakan tugas Tim Ahli KPK melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan melalui pengecekan langsung secara fisik Helikopter AW-101.

"Kalau sudah lengkap hasil temuan, pemberitahuannya nanti bisa dari pihak POM TNI atau KPK yang akan menyampaikan," katanya.

Dodik menjelaskan sejauh ini KPK baru menetapkan Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang telah melakukan kontrak langsung dengan produsen Heli AW-101 senilai Rp514 miliar.

"Pada Februari 2016, setelah meneken kontrak dengan TNI AU, PT Diratama Jaya Mandiri menaikkan nilai jualnya menjadi Rp738 miliar. POM TNI dan KPK berhasil membongkar dugaan korupsi pada pembelian Helikopter AW-101," jelasnya.

Sedangkan POM TNI sudah menetapkan sejumlah tersangka, diantaranya Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsma TNI berinisial FA, yang pada saat itu sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selain itu, tersangka lainnya Letkol Adm berinisial WW dari TNI AU selaku Pejabat Pemegang Kas, Pembantu Letnan Dua berinsial SS selaku staf Pekas, Kolonel FTS selaku Kepala Unit Layanan Pengadaan dan Marsda TNI SB selaku Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Udara. [ton]

Komentar

 
x