Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 21:24 WIB

Kasus Heli AW101 Dinilai Penuh Kejanggalan

Oleh : - | Selasa, 22 Agustus 2017 | 20:32 WIB
Kasus Heli AW101 Dinilai Penuh Kejanggalan
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR Supiadin Aries Saputra menilai kasus dugaan korupsi Helikopter Agusta Westland (AW) 101 penuh kejanggalan. Karena Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) belum menemukan adanya kerugian negara.

"Ya itu lah, kita akan tanyakan kepada Panglima (Gatot Nurmantyo) kenapa kerugian negara, karena secara prosedur tidak ada masalah. Karena kalau prosedur tidak dijalani tidak mungkin pesawat itu sampai kesini, jadi prosedurnya sudah benar," kata Supiadin, Selasa (22/8/2017).

Menurut dia, jika ditemukan adanya kerugian negara seharusnya diserahkan kepada angkatan dulu, jangan langsung mempublikasikan bahwa ada kerugian negara dalam pengadaan Helikopter AW 101 itu.

"Penggunaan anggaran itu sama, tapi dalam pengusulan Alutsita ada pada masing-masing angkatan," ujarnya.

Menurut dia, pengusulan itu harus dibawah pengawasan panitia, pengusul dan pengadaan yang dibawah oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

"Jadi seharusnya panglima TNI sudah tahu, tidak ada pengajuan Alutsita tiba-tiba datang ke sini Mabes TNI tidak tahu itu tidak masuk akal," tandasnya.

Dalam konferensi pers bersama Ketua KPK Agus Rahardjo, Panglima TNI juga menyebut perihal kerugian negara mencapai Rp220 miliar tanpa audit BPK. [ton]

Komentar

 
x