Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 02:55 WIB

Jelang Pilgub Kalbar 2018

Elektabilitas Milton Crosby Unggul di Kalbar

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 22 Agustus 2017 | 02:05 WIB
Elektabilitas Milton Crosby Unggul di Kalbar
Mantan Bupati Sintang Milton Crosby - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menggelar survei jelang pelaksanaan Pilkada Kalimantan Barat 2018 mendatang.

Survei ini dilakukan pada 1.984 responden dengan margin of error lebih kurang 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dari tanggal 6 sampai 15 Agustus 2017.

Hasilnya, elektabilitas Mantan Bupati Sintang Milton Crosby, 28,7 persen, Wali Kota Pontianak Sutarmidji 22,7 persen, Anggota DPR Lasarus 10,1 persen, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid 8,7 persen, Bupati Landak Karolin Margareth Natasha 7,7 persen.

"Kemudian Bupati Mempawah Ria Norsan 7,4 dan Bupati Bengkayang Suryadman Gidot dengan 5,1 persen," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel lewat keterangan pers yang diterima INILAHCOM, Senin (21/8/2017).

Menurut Fahmi, dari hasil survei ini menggambarkan masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) menolak adanya dinasti politik dalam kepemimpinan di Kalbar.

Hal ini ditelisik dari Karolin Margareth Natasha hanya memperoleh 7,7 persen suara, padahal dia adalah putri dari Gubernur Kalbar Cornelis dua priode.

"Kalau melihat terpilihnya Karolin sebagai bupati Landak pada 2017 lebih disebabkan karena adanya pemborongan partai-partai sehingga Karolin hanya melawan kotak kosong," tuturnya.

Dia menambahkan, diharapkan parpol yang ikut di Pilgub Kalbar, untuk tidak melakukan jual beli rekomendasi mendukung seseorang menjadi calon tunggal pada Pilgub Kalbar 2018. Mengingat hal itu, bakal berakibat fatal.

"Jika terjadi calon tunggal seperti di kabupaten landak ketika iti, maka suara suara partai di luar PDIP di Kalbar akan habis pada Pileg di 2019 nanti," tandasnya.[jat]

 
x