Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 19:08 WIB

Ruangan Novanto jadi Tempat Monitor Anggaran e-KTP

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 21 Agustus 2017 | 22:06 WIB
Ruangan Novanto jadi Tempat Monitor Anggaran e-KTP
Setya Novanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ruangan kerja Setya Novanto sewaktu menjadi ketua Fraksi Partai Golkar di DPR digunakan untuk memonitor anggaran proyek e-KTP. Proyek yang dikorupsi dan diduga merugikan uang negara Rp2,3 triliun.

Demikian disampaikan oleh Irman yang juga terpidana kasus korupsi e-KTP saat bersaksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narongong di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (21/7/2017).

Irman menjelaskan, hal ini diketahuinya setelah dipertemukan Andi Narogong dengan Setya Novanto di ruangan kerja ketua Fraksi Golkar di DPR.

"Saya dihubungi Pak Andi (Narogong) menghadap SN (Setya Novanto) di ruang kerja Ketua Fraksi Golkar. Di ruang kerja ketua fraksi saya hanya berdua dengan Andi menghadap pak SN," kata Irman menguraikan cerita pertemuan dengan Novanto.

Menurut Irman, pertemuan di tempat Novanto menindaklajuti pertemuan di Hotel Grand Melia. Adapun pertemuan itu juga dihadiri oleh Novanto. Didalam pertemuan itu juga membahas terkait anggaran e-KTP senilai Ro 5,9 triliun.

"Intinya waktu itu ketegasan anggaran, gimana anggaran yang ngomong pak Andi, Pak Irman jangan ragu-ragu soal anggaran ini. Jawaban SN (Setya Novanto) sedang koordinasikan," kata dia.

Selanjutnya, kata Irman, soal anggaran e-KTP kedepan agar dikoordinasikan dengan Andi. Mendengar pernyataan bahwa terkait anggaran e-KTP nantinya berurusan dengan Andi Narogong, jaksa KPK pun mempertahyakan kapasitasnya apa. Sebab, Andi bukan anggota DPR.

"Pak andi kan bukan anggota DPR? kok lewat dia?" kata jaksa bertanya.

"Andi bisa menghadirkan SN di Grand Melia dan diruang kerja SN saya anggap SN kenal dekat dengan SN," kata dia.

Dalam surat dakwaan Andi, ruang kerja Novanto juga dijadikan tempat untuk membagi-bagikan uang hasil korupsi e-KTP pada sejumlah pimpinan Banggar DPR. Hari ini fakta sidang menyebutkan ruangan Novanto dijadikan untuk memonitor anggaran e-KTP.

Dalam surat dakwaan Setya Novanto juga disebut sudah menerima aliran uang hasil korupsi e-KTP dari Andi. Duit itu dialirkan setelah pencairan anggaran e-KTP. [ton]

 
x