Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 18:11 WIB

Idrus Diminta Jangan Bawa Golkar Jadi Diktator

Oleh : - | Minggu, 20 Agustus 2017 | 21:38 WIB
Idrus Diminta Jangan Bawa Golkar Jadi Diktator
Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Suasana tenang ditubuh Partai Golkar kembali memanas. Sejumlah senior Golkar menjadi resah akibat ulah Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham yang terus bermanuver, yakni akan menindak tegas penggerak Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG).

Politisi senior Golkar Zainal Bintang pernah mepertanyakan apa motif Idrus dengan ucapannya itu. "Kenapa mesti harus mengepankan ancaman?," tanya Bintang, Minggu (20/8/2017).

Sebaiknya, kata Zainal, pimpinan usat Golkar tidak menggunakan cara komunikasi yang berbasis konflik. Masalahnya, Golkar itu kan milik semua kader.

"Oleh karena itu, faktor komunikasi dan dialog maha penting untuk mengendalikan Golkar yang besar dan majemuk ini," ujarnya.

Menurut dia, dalam bahasa Bugis ada filosofi yang cukup mendalam yaitu budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakaraja.

"Artinya, sesama umat manusia, sesama keluarga besar, kita perlu mengedepankan saling menghargai, saling menghormati dan saling memuliakan. Jangan pamer kekuasaan. Golkar jangan jadi lembaga otoriter," kata dia.

Dia menyarankan segenap pusat pimpinan Golkar agar mau mengajak, memandu dan membimbing kader muda tersebut untuk bersatu, bahu membahu mengawal Golkar yang sedang ditimpa musibah, akibat Ketua Umum Setya Novanto tersangkut kasus hukum.

Soalnya, tidak dapat disangkal partai Golkar bahwa saat ini sedang ditimpa musibah yang sangat memperihatinkan. Sehingga, membutuhkan kebersamaan dan ketenangan. "Masingmasing kubu mau berperan menyelamatkan Golkar," katanya.

Bintang berharap pimpinan pusat Golkar mau mempertimbangkan masukannya ini. Menurutnya, mungkin Nurdin Halid (NH) lebih bisa diterima oleh kalangan luar untuk berucap kepada publik soal Golkar.

"Dalam berbagai forum yang krusial sekalipun, cara komunikasi Nurdin lebih sejuk dan akomodatif," ujarnya.

Bintang yang anggota Dewan Pakar menghimbau kepada Ketua Dewan Pakar Agung Laksono agar mau turun tangan memberi solusi atau jalan tengah.

"Saya juga yakin bung Agung yang senior itu, bisa mencari jalan tengah. Beliau banyak pengalaman dan udah banyak makan asam garam dimana mana," tandasnya.[ris]

 
Embed Widget

x