Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 19:15 WIB

Romi: Pemimpin yang Baik itu Merangkul Semua Kader

Oleh : - | Minggu, 20 Agustus 2017 | 19:00 WIB
Romi: Pemimpin yang Baik itu Merangkul Semua Kader
Ketua Umum PPP, M Romahurmuzy alias Romi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PPP, M Romahurmuzy alias Romi mengatakan akan merangkul seluruh kader partai berlambang Ka'bah termasuk kubu yang berseberangan.

"Pemimpin yang baik itu pemimpin yang merangkul dan bukan pemimpin yang memukul. Kepemimpinan yang merangkul ini memastikan seluruh kepentingan para aktor yang ada di Parpol bisa diakomodasikan," kata Romi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/8/2017).

Anggota Komisi XI DPR RI itu mengatakan selalu ada titik temu dalam perbedaan dalam kepentingan politik sepanjang semua pihak mau duduk bersama. Menurut dia, bangsa Indonesia terdiri 560 etnis lebih dari 1000 bahasa bisa ditemukan dalam satu kata, yaitu bahasa Indonesia.

"Mengapa kita tidak bisa bertemu dengan seluruh kepentingan-kepentingan politik yang ada, apalagi di PPP kita disatukan oleh perjuangan yang sama yaitu Islam," ujarnya.

Menurut dia, kebesaran jiwa seorang pemimpin tidak diukur dengan kemampuannya untuk terus menghindar dari persoalan dan terus mempertahankan tidak maunya memberikan kemanfaatan.

"Karena itu, penting dalam proses pasca konflik ini membuka manajemennya kita lakukan dengan membuka seluas-luasnya hati untuk duduk bersama didalam organisasi yang merupakan partai yang diwariskan oleh ulama dengan keringat darah dan air mata," jelas dia.

Ia menjelaskan hampir tidak ada partai yang tak ada konflik, karena semua partai politik mempertemukan kepentingan-kepentingan politik satu dengan yang lain tidaklah sama sehingga ketika tak bisa dimanajemen maka timbul konflik.

"Tetapi Alhamdulillah, selama 33 bulan terhitung dari 14 oktober 2014 kita menjalani konflik dan konflik ini belum pernah terjadi di PPP selama berdiri sejak tahun 1973. Dalam 44 tahun inilah konflik yang paling lama selama 33 bulan, Alhamdulillah sejak bulan Juli tahun 2017 konflik ini berakhir," jelas dia.

Ia menambahkan konflik berakhir ketika terbit peninjauan kembali (PK) dari MA yang menganulir seluruh status kepengurusan DPP PPP yang dinamakan oleh Djan Faridz berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA) berdasarkan keputusan peninjauan kembali pada 12 Juli 2017. Maka secara resmi seluruh pertikaian Yuridis di PPP selesai.

"Kenapa secara Yuridis, karena secara politik PPP di level wilayah, DPC, saatnya melakukan rekonsiliasi di kepengurusan. Teman-teman yang yang belum bergabung kita ajak untuk bergabung," tandasnya.[ris]

Tags

 
x