Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 05:48 WIB

Gadis Diseret, Diperkosa di Gor Jayabaya

Oleh : - | Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:02 WIB
Gadis Diseret, Diperkosa di Gor Jayabaya
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri Seorang gadis yang masih di bawah umur menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh dua pemuda kenalannya. Korban dicekoki minuman keras (miras) terlebih dahulu sebelum akhirnya dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. Beruntung, korban bisa melepaskan diri.

Nasib nahas ini dialami oleh korban sebut saja namanya Bunga (18) asal Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Dia tampak syock ketika dibawa ke Pos Satpol PP Kota Kediri yang ada di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya.

Lengan kiri gadis manis ini memar, usai diseret pelaku, saat perkosaan terjadi. Bunga menolak dan berontak hingga pelaku emosi. Sementara satu kancing bajunya lepas karena tarikan pelaku. Dia minta perlindungan petugas.

Bunga bercerita, awalnya dia diajak oleh temannya bernama Galih di warung Dermaga Sungai Brantas, Kota Kediri, Senin (14/8/2017) malam. Ternyata di tepi sungai ini, dia dipaksa menegak minuman keras (miras). Ada dua botol miras yang sengaja telah dibeli pelaku dari sebuah toko di wilayah Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri.

Karena mendapat paksaan, akhirnya Bunga meminum cairan memabukkan itu. Setelah minuman habis, dan korban telah mabuk, akhirnya dibawa ke area GOR Jayabaya. Tiba di sebuah bulak sepi dan gelap, sekitar pukul 01.30 WIB. Disana korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku. Beruntung korban bisa melepaskan diri dan berlari ke arah Pos Satpol PP.

Menerima laporan dari korban, petugas Satpol PP Kota Kediri lalu bergerak. Setelah dilakukan pemancingan, akhirnya pelaku bernama Galih berhasil ditangkap. Pelaku dibawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dimintai keterangan.

"Korban dan pelaku ada di Mako Satpol PP. Juga orang tua korban yang kami hadirkan. Selanjutnya, kasus ini akan kami limpahkan ke pihak kepolisian yang lebih berwenang menangani," kata Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid, Selasa (15/8/2017) pagi. [beritajatim]

Komentar

 
x