Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 11:19 WIB

Andi Klaim Tak Semua Dakwaan KPK Benar

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 14 Agustus 2017 | 18:41 WIB
Andi Klaim Tak Semua Dakwaan KPK Benar
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong mengklaim tak semua yang disebutkan Jaksa KPK dalam surat dakwaan benar. Salah satunya mengenai pertemuannya dengan Setya Novanto.

"Fakta-fakta itu sebagian ada, tapi sebagain juga harus kita luruskan di persidangan nanti. Jadi tidak semuanya benar," kata Kuasa Hukum Andi, Syamsul Huda di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (14/8/2017).

Syamsul mengklaim bahwa tidak semua pertemuan Andi dan Novanto itu adalah untuk membicarakan proyek e-KTP. Dia pun akan mememeriksa alat bukti yang akan diajukan Jaksa KPK untuk membuktikan dakwaan terhadap Andi.

"Mana yang benar dan mana yang salah akan kita cek saksinya. Kita tidak bisa mendahului persidangan," kata Syamsul.

Dalam dakwaan Andi disebut melakukan pertemuan dengan beberapa anggota DPR, salah satunya Setya Novanto, Anas Urbaningrum dan M Nazaruddin. Pertemuan dilakukan karena Anggota DPR tersebut dianggap sebagai representasi Partai Demokrat dan Partai Golkar yang dapat mendorong Komisi II menyetujui anggaran e-KTP.

Jaksa juga menyebut Andi beberapa kali memberikan sejumlah uang kepada pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR dilakukan di ruang kerja Setya Novanto di lantai 12 Gedung DPR.

Dikonfirmasi mengenai surat dakwaan, yakni pertemuannya dengan Novanto, Andi mengklaim bahwa pertemuan di lantai 12 Gedung DPR dan kediamannya dikawasan Wijaya Kebayoran Baru Jakarta Selatan serta beberapa tempat lainnya tidak membahas proyek e-KTP.

"Nggak ada", jawab Andi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan masuk keruang tahanan KPK yang berada di basement Pengadilan Tipikor.

Jawaban serupa juga pernah dilontarkan Andi pada sidang e-KTP sebelumnya (29/5/2017) dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, dimana Andi mengaku hanya bertemu sekali dengan Novanto untuk menawarkan kaos dan atribut partai untuk kepentingan kampanye. [ton]

 
x