Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 10:58 WIB

Reshuffle Dimasa Injury Time Pemerintahan Jokowi

Oleh : Fadhly Zikry | Minggu, 13 Agustus 2017 | 04:00 WIB
Reshuffle Dimasa Injury Time Pemerintahan Jokowi
Pengamat politik Hendri Satrio - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat politik Hendri Satrio menilai, wajar jika Presiden Jokowi kembali ingin melakukan perombakan kabinet. Ditambah lagi beberapa waktu terakhir muncul isu yang mengganggu citra pemerintah seperti melonjaknya hutang negara dan impor 75.000 ton garam dari Australia.

Disisa jabatan hingga tahun 2019 mendatang, Hendri mengatakan, Jokowi sedang merapatkan barisan agar pemerintahan dan kabinet berjalan solid.

"Nah ini hampir masuk masa injury time pemerintahan Jokowi, jadi sangat wajar bila Jokowi merapatkan barisan," kata Hendri kepada INILAHCOM, Sabtu (13/8/2017).

Jokowi pun masih mempunyai peluang untuk melanjutkan kepemimpinan hingga tahun 2024 mendatang. Untuk mencapai itu, Jokowi pun harus merealisasikan janji kampanye saat Pilpres 2014 lalu, jika ingin menjabat selama dua periode.

"Jokowi ini sudah berada di level good leader, tapi belum great leader, untuk jadi great leader salah satu yang harus dicapai menurut saya adalah memenuhi janji kampanye," ujar Hendri.

Sebelumnya, isu reshuffle Kabinet Kerja kembali mencuat. Presiden Jokowi disebut akan melakukan perombakan kabinet jelang hari kemerdekaan RI yang ke-72. Meski begitu belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait kebenaran isu tersebut. [fad]

Komentar

 
x