Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 15:00 WIB

Dua Kasus Korupsi Sandera Ketua DPRD Malang

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 11 Agustus 2017 | 19:30 WIB
Dua Kasus Korupsi Sandera Ketua DPRD Malang
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPRD Malang Mochamad Arief Wicaksono ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan dua kasus korupsi.

Kasus pertama yang menjerat Ketua DPC PDIP Malang ini menerima suap dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Jarot Edy sebesar Rp 700 juta.

Suap itu berkaitan dengan pembahasan APBD Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2015. KPK juga menetapkan Jarot sebagai tersangka.

"Perkara yang kedua, MAW diduga menerima hadiah atau janji sebesar Rp 250 juta dari HW (Hendrawan Maruszaman, Komisaris PT ENK, terkait dengan penganggaran kembali proyek Jembatan Kedungkandang APBD tahun anggaran 2016," kata Juru KPK Febri Diansyah saat jumpa pers, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Sebagai pihak pemberi, Hendrawan juga dijadikan tersangka oleh KPK. Dengan begitu, ada tiga tersangka dalam kasus ini. Namun, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru.

Atas perbuatannya Arief selaku pihak penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b, atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1.

Kemudian sebagai pihak pemberi, Jarot dan Hendrawan disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b, atau Pasal 13 UU tentang Pemberantasan Tipikor, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [ton]

Komentar

 
x