Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 23:33 WIB

Geledah Pemkot Malang, KPK Sita HP Rusak Walikota?

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 11 Agustus 2017 | 16:37 WIB
Geledah Pemkot Malang, KPK Sita HP Rusak Walikota?
(Foto: inilahcom/ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Malang - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota Malang terkait dugaan gratifikasi dalam Pembahasan APBD Kota Malang tahun 2015.

Kali ini, gedung Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) dan ruang Unit Pelayanan Pengadaan, yang berada satu lingkungan dengan Balai Kota Malang ikut digeledah.

Sejak pagi, penyidik terus mencari barang bukti serta informasi terkait dugaan gratifikasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Malang tahun 2015 itu.

Sebelumnya, penyidik juga sudah menyisir kediaman pribadi Wali Kota Malang Moch. Anton. Namun, dari sana KPK hanya membawa HP rusak?.

"Padahal, saya ini lho tidak menyembunyikan data. HP yang dibawa itu rusak. Itu saja yang diperiksa, tidak semua ruangan," kata Walikota Anton saat dikonfirmasi.

Anton mengaku tidak tahu persis apa yang dicari penyidik KPK dengan menyita hp rusaknya tersebut."Penyidikan dalam rangka mencari data tentang APBD Perubahan 2015-2016," ungkapnya polos.

Senada dengan Anton, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kota Malang Erik Setyo Santoso langsung kembali dari Surabaya setelah mendengar gedung tempat ia bekerja digeledah KPK.

"Saya tidak tahu, saya baru datang dari Surabaya, konsultasi ke pemprov setelah mundurnya ketua DPRD. Konsultasi soal perubahan APBD tahun 2017 setelah mundurnya ketua DPRD. Pagi tadi berangkat dengan anggota dewan," ujar Erik.

Sejauh ini sudah ada dua nama yang menjadi tersangka. Mantan Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Malang, Jarot Edy Sulistiyono.

Tim penyidik KPK mulai bekerja di Kota Malang sejak Rabu, saat itu ruang wali kota, wakil wali kota, sekretaris daerah, dan ruang asisten disidik oleh KPK. Pada Kamis, giliran gedung DPRD Kota Malang yang digeledah oleh KPK.

Ruangan fraksi, ruangan pimpinan, ruangan komisi, dan ruangan humas juga digeledah oleh KPK. Selain itu, rumah pribadi Wali Kota Malang Moch Anton juga disidik. Dari rumah Anton, KPK menyita telepon seluler milik orang nomor satu di Kota Malang itu.

 
x