Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:10 WIB

Kata Menag, Dana Haji Didiamkan Saja Bisa Dzalim

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 11 Agustus 2017 | 15:56 WIB
Kata Menag, Dana Haji Didiamkan Saja Bisa Dzalim
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai pengunaan dana haji untuk infrastruktur justru lebih bermanfaat daripada didiamkan.

"Justru pemerintah atau siapapun yang mendapatkan kuasa untuk mengelola dana itu secara produktif, dan tidak melakukan itu (digunakan) atau menaruhnya, katakan di bawah bantal, itu zalim menurut saya. Agama tidak mengajarkan seperti itu," kata Lukman Hakim Saifuddin di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat, (11/8/2017).

Lukman menjelaskan, setiap calon jamaah haji ketika membayar dana haji sudah mempercayakan dananya kepada pihak pengelola.

"Ketika seseorang sudah menguasakan dananya untuk dikelola secara produktif dan ada potensi dikembangkan, sementara tidak dikembangkan, maka itu tidak semesti ajaran agama. Justru kita harus mengembangkan," ujarnya.

Menurut Lukman, penggunaan dana haji dalam bentuk investasi infrastruktur yang penting asal berdasarkan syariah, ada dewan syariah dan nantinya untuk kemaslahatan calon jamaah haji.

"Prinsip syariah itu luas sekali, menyangkut cara-cara, mekanismenya, menyangkut bentuk-bentuk yang akan ditempatkan semua tidak boleh bertentangan dengan ketentuan fikih," katanya.

Dengan demikian, kata Lukman, persoalan kisruh dana haji untuk penggunaan investasi infrastruktur itu disebabkan kekurangan pahaman menyangkut informasi di masyarakat.

"Sebagian masyarakat kita memiliki pemahaman yang tidak sebagaimana adanya, sehingga menimbulkan kesalahpahaman," tandasnya.

Komentar

 
Embed Widget

x