Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:38 WIB

NasDem Duga Laporan PKS ke Victor Bermotif Politik

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 11 Agustus 2017 | 00:29 WIB
NasDem Duga Laporan PKS ke Victor Bermotif Politik
Ketua DPP Partai NasDem Jhony Plate - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai NasDem Jhony Plate mengatakan laporan Partai PKS, dan Generasi Muda Partai Demokrat ke Mahkamah Konstitusi Dewan (MKD) terkait Ketua Fraksi NasDem Victor Laiskodat.

"Laporan itu biasa saja, negara kita kan negara hukum, namun jika laporan atas dasar data yang kurang akurat atau yang telah diedit, maka akan menimbulkan banyak pertanyaan khususnya motif politik dari laporan tersebut," kata Jhony kepada INILAHCOM, Kamis (10/8/2017) malam.

Dia mengatakan dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Victor tidak etis dinilai oleh pihak eksternal karena itu kewenangan dari internal DPP Partai NasDem.

"Sama halnya kami tidak mencampuri internal affairs partai lainnya. Sejauh hasil DPP Nasdem, Victor melaksanakan tugas-tugas sebagai anggota DPR di dapilnya tidak menyalahi ketentuan dan sejalan dengan hak dan kewajibannya sebagaimana diatur dalam UU," tegasnya.

Menurut dia, seluruh kader NasDem khususnya Victor tegas berpihak pada dan mendukung Pancasila, serta mendorong sikap toleransi sebagaimana substansi pidato yang beredar.

"Kami tentu memaklumi perasaan partai-partai yang hanya berpatokan pada dokumen yang telah diedit dan dipenggal serta tidak utuh," ucapnya.

Kata dia, pihaknya telah mengedarkan versi utuh dan lengkap pidato tersebut dan mengajak rekan-rekan empat partai tersebut mendudukannya pada proporsi yang tepat.

"Kami sangat kedepankan kerja sama politik lintas fraksi DPR untuk kemajuan demokrasi Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa Partai Politik ( Parpol) melaporkan Ketua Fraksi Nasdem, Victor ke MKD. Partai tersebut yang mengadu adalah PKS, Generasi Muda Partai Demokrat karena diduga Victor telah melanggar etik anggota Dewan. Sehingga kedua Parpol tersebut meminta Victor di berhentikan sebagai anggota DPR.

Sementara itu, kasus ini berawal setelah politisi Nasdem menuding partai Gerindra, Demokrat dan PKS serta PAN sebagai partai anti-pancasila.[jat]

 
x