Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13:29 WIB

2 Kg Ganja Diamankan di Garut

Oleh : - | Kamis, 10 Agustus 2017 | 20:13 WIB
2 Kg Ganja Diamankan di Garut
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengamankan 2 kilogram (kg) ganja kering dari sebuah rumah warga di Kecamatan Cisurupan, Garut, Rabu (9/8), sedangkan pemiliknya sudah diamankan Polres Garut.

"Barang yang telah kita amankan itu selanjutnya kita serahkan kepada pihak Satnarkoba Polres Garut untuk proses dan pendalaman lebih lanjut," kata Kepala BNN Kabupaten Garut, Anas Saepudin kepada wartawan di Garut, Kamis (10/8/2017).

Ia menuturkan, pengungkapan ganja jenis narkotika golongan 1 itu berdasarkan laporan dari Pasi Intel Komando Distrik Militer 0611 Garut, Kapten Inf Didi.

Anas mengatakan, informasi yang berawal dari warga melalui anggota TNI di lapangan itu, melaporkan adanya barang mencurigakan di plafon rumah warga tersebut.

"Kita bersama anggota dari Kodim 0611 Garut memeriksa dan mengambil barang tersebut, dari lokasi yang disebutkan itu kita menemukan dua bungkusan yang ternyata isinya narkotika golongan 1 berupa ganja," katanya.

Ia menyampaikan, BNN selanjutnya melakukan koordinasi dengan Satnarkoba Polres Garut yang telah lebih dulu melakukan penangkapan seseorang terkait peredaran ganja.

"Kita langsung koordinasi dengan kepolisian yang diketahui barang bukti itu milik seseorang yang sebelumnya diamankan polisi," katanya.

Komandan Koramil Cisurupan, Kapten Acum menambahkan, anggotanya di lapangan mendapatkan laporan dari warga adanya barang yang mencurigakan di plafon rumah, Rabu (9/8) malam.

Informasi itu, kata dia, langsung dilaporkan ke petinggi TNI di Garut, selanjutnya berkoordinasi dengan BNN Garut untuk mengamankan ganja yang dibungkus dalam kantong plastik.

"Saya juga memerintahkan Babinsa agar memastikan jika barang tersebut berada di tempat, dan Pasi Intel langsung berkoordinasi dengan BNNK Garut untuk penanganan lebih lanjut," katanya.[tar]

Tags

Komentar

 
x