Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 21:03 WIB

Bareskrim Gerebek Jasa Penyalur TKI Ilegal

Oleh : Willi Nafie | Kamis, 10 Agustus 2017 | 15:07 WIB
Bareskrim Gerebek Jasa Penyalur TKI Ilegal
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengungkap jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan menempatkan calon tenaga kerja tidak sesuai prosedur oleh PT Nurafi Ilman Jaya.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI, PT Nurafi Ilman Jaya yang beralamat di Jl. Ikan Hias, Batu Ampar, Kramatjati, Jakarta Timur ini telah dicabut izinnya pada 2016 lalu.

"Akan tetapi masih melaksanakan aktifitas pengiriman TKI ke Timur Tengah," kata Kabareskrim Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto di Gedung Bareskrim Polri sementara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2017).

Dia menuturkan PT Nurafi diketahui telah bertindak secara senyap mengirim TKI bekerja ke Timur Tengah mencapai 110 TKI setelah izinnya dicabut.

Sementara itu, saat penggrebekan, disita sejumlah barang bukti berupa 29 paspor, 10 visa ke Timur Tengah, transaksi keuangan atas nama Fadel Assegaf, Mulyati, Abdul Rahman, Abduk Badar, dan Husni Ahmad Assegaf.

"Ikut disita 46 formulir pendaftaran calon TKI ke Timur Tengah, 9 buah ponsel, dokumen PT Nurafi Ilman Jaya, dan sebuah unit mobik merk APV," tuturnya.

Dalam kasus ini ada enam orang ditetapkan tersangka dari kasus ini. Yakni Fadel Assegaf, Muliati, Hera Sulfawati, Abdul Rahman Assegaf, Husni Ahmad Assegaf, dan Abdul Badar.

Mereka dijerat Pasal 102 ayat 1 Undang Undang RI no 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dan atau pasal 10 Undang Undang no RI no 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. [ton]

 
x