Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Agustus 2017 | 16:39 WIB

Imunitas Untuk Anggota DPR 'Lindungi' Viktor?

Oleh : Ivan Setyadi | Kamis, 10 Agustus 2017 | 05:22 WIB
Imunitas Untuk Anggota DPR 'Lindungi' Viktor?
Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menjelaskan terkait hak imunitas terhadap anggota DPR RI. Hal itu terkait pidato Ketua Fraksi Nasdem Viktor Laiskodat yang ramai diperdebatkan.

Bahkan, beberapa partai politik yang namanya disunggung dalam pidato Viktor, sudah melayangkan laporan ke polisi untuk mengusut kasus tersebut.

"Sistem hukum kita mengenal imunitas bagi seluruh anggota DPR, dipusat maupun didaerah.pengaturan tentang imunitas itu diatur dalam UU Nomor 17 2014 tentang MD3," katanya kepada INILAHCOM, Rabu (9/8/2017).

Hak imunitas, sambungnya, melekat pada setiap anggota DPR, dan berlaku pada saat anggota DPR melaksanakan fungsinya sebagai anggota DPR, baik di dalam gedung DPR maupun diluar gedung DPR.

"Sepanjang anggota dewan melaksanakan fungsinya, sepanjang itu pula imunitas melekat dan berlaku pada dirinya." ungkapnya.

Jadi secara konsttusional, point harus didapat adalah apakah anggota dewan melaksanakan fungsi sebaai anggota dewan atau tidak."Bila anggota dewan melaksanakan fungsinya sebagai anggota dewan imunitas melekat pada dirinya, sehingga tindak tindaknnya tidak bisa diuji di pengadilan," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI Viktor Laiskodat dalam sebuah pidato menyebut empat partai mendukung pembentukan negara berbasis khilafah di Indonesia. Diantaranya, Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

PAN dan Gerindra sudah melaporkan hal ini ke kepolisian. PKS akan melayangkan laporan yang sama pekan depan, sekaligus membawa pidato Viktor tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sementara Partai Demokrat mengeluarkan pernyataan keras mengenai isi pidato tersebut.

 
x