Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 14:11 WIB

Didakwa Bunuh Siswa, 3 Pendekar Silat Bebas

Oleh : - | Kamis, 10 Agustus 2017 | 01:04 WIB
Didakwa Bunuh Siswa, 3 Pendekar Silat Bebas
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri akhirnya menjatuhkan putusan bebas bagi tiga tersangka pendekar pencak silat yang saat melatih siswanya hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Sementara itu pihak jaksa penuntut umum (JPU) akan melakukan kasasi ke Mahkamah Agung, karena menganggap ada kesalahan prosedur saat latihan.

Ketua majelis hakim Imam Santoso menyatakan tiga terdakwa yakni Khoirudin, Mas Agus Hasanudin Pakih, dan Ageng Hartono, pelatih pencak silat persaudaraan setia hati terate (PSHT), bebas dari segala tuntutan hukum.

Alasannya, dakwaan jaksa pasal 80 ayat 3, undang-undang perlindungan anak, dengan tuntutan 14 tahun penjara dianggap tidak memenuhi syarat materiil oleh majelis hakim.

Dalam pertimbangan hakim, Kegiatan pencak silat SH Teratai sudah memiliki legalitas, dan keterangan saksi ahli menyatakan, bila dilatih secara terus menerus, pemukulan di bagian dada tidak menjadikan masalah.
Untuk itu, pihaknya menjatuhkan putusan bebas dari jeratan hukum, dan merehabilitasi nama baik terdakwa.

Penasehat hukum terdakwa Wiyono SH mengaku keputusan hakim sudah tepat, karena berdasarkan fakta dipersidangan, dalil-dalil para penuntut umum dimentahkan oleh hakim.

Sementara itu, Iwan salah satu JPU mengaku akan melakukan kasasi, mengingat, terdakwa sebelumnya telah melakukan pemulukan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Selain itu, di daerah lain juga pernah mengalami kasus serupa, dan yurisprudensinya, terdakwa dihukum.

Untuk diketahui, persidangan ini dilakukan oleh majelis hakim yakni Imam Santoso, Agustinus, dan Fahmi Hari, di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri pukul 11.00 WIB. Sedangkan JPU yakni, Lestari dan Iwan. Untuk penasehat hukum, Wiyono, Eko Budiono, dan Agus.[beritajatim]

Komentar

 
x