Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 12:36 WIB

Doyok Ditembak Polisi Karena Narkoba

Oleh : - | Rabu, 9 Agustus 2017 | 16:28 WIB
Doyok Ditembak Polisi Karena Narkoba
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Polres Jombang menembak kaki seorang bandar narkoba jenis sabu berinisial SD alias Doyok (38), warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung. Polisi bersikap tegas karena pelaku berusaha kabur saat ditangkap.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 19,14 gram. Selain itu, petugas juga menyita uang Rp1 juta serta sebuah HP merk Polytron.

"Pelaku kabur saat ditangkap. Makanya kita tembak kedua kakinya," ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Rabu (9/8/2017).

Agung menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan yang dilakukan Satreskoba Polres Jombang. Hasilnya, petugas menangkap PG alias Gondo (39), warga Desa/Kecamatan Ngoro. Kurir sabu yang bekerja sebagai sopir ambulan ini dibekuk di rumahnya. Dari penangkapan tersebut polisi menyita sabu 0,90 gram.

Kepada petugas, Gondo mengungkapkan bahwa kristal haram tersebut ia dapatkan dari seorang berinisial SD alias Doyok, warga Karobelah, Kecamatan Mojoagung. Tak ingin membuang kesempatan, polisi kemudian menggerebek Doyok di rumahnya. Nah, saat penggerebekan itulah bandar sabu ini berupaya kabur sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas.

Tidak berhenti sampai di situ. Pengembangan terus dilakukan oleh polisi hingga muncul nama DSA alias Rosi (21), seorang pramusaji kafe yang beralamat di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung.

"Tersangka ketiga ini kurir sekaligus bandar. Dari Rosi kita sita barang bukti sabu seberat 0,64 gram, kemdian 22 lembar bukti transfer, timbangan, serta HP," ujar Agung.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x