Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Raffi Konsumsi Sabu Karena Tak Tahan

Oleh : - | Rabu, 9 Agustus 2017 | 14:28 WIB
Raffi Konsumsi Sabu Karena Tak Tahan
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Raffi Agustino harus duduk di kursi pesakitan PN Surabaya karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Alasan pria berusia 38 tahun ini mengkonsumsi barang haram karena tak tahan menahan rasa sakit akibat kanker otak yang dideritanya.

Warga Jalan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ini disidangkan atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 0,44 gram.

Terdakwa Raffi yang dimintai keterangan sebagai terdakwa menyatakan jika ia menggunakan narkoba sejak lama. Namun, sempat berhenti, dan baru-baru ini saja dia menggunakan narkoba lagi.

"Saya memutuskan untuk menggunakan narkoba, setelah dokter yang di Jakarta mengatakan bahwa saya mengidap penyakit kanker otak stadium 1," ungkap Raffi Agustino.

Penggunaan sabu-sabu itu, lanjut terdakwa, juga atas saran temannya yang juga terkena kanker. Tujuannya, untuk mengurangi rasa sakit, ketika rasa sakit itu kambuh. Jika tidak, maka, narkoba yang sudah dibeli tidak digunakan.

Selain menjelaskan alasannya menggunakan sabu-sabu, terdakwa Raffi juga menerangkan jika penggunaan narkoba itu selain untuk mengurangi rasa sakit juga untuk membantu staminanya.

"Saya ini pemilik salon dan pekerja kecantikan. Rutinitas sehari-hari, mulai bekerja pukul 09.00 Wib-23.00 Wib. Tak jarang, saya juga harus keluar kota dipagi harinya, untuk menerima pekerjaan salon. Disaat-saat seperti inilah, saya kemudian mengkonsumsi sabu-sabu, " terang terdakwa.

Untuk sabu-sabu yang ia beli, terdakwa Raffi menjelaskan, bahwa satu poket seharga Rp400 ribu, tidak langsung ia habiskan. Penggunaannya hanya ketika dibutuhkan, yaitu ketika rasa sakit itu kambuh dan ketika terdakwa harus menjalani aktivitas pekerjaan yang luar biasa padat.

Terdakwa Raffi Agustino ini, didakwa melanggar pasal 114 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, untuk dakwaan kesatu.

Dalam surat dakwaan yang disusun dan ditanda tangani Jaksa Damang Anubowo itu juga diterangkan bahwa terdakwa melanggar pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, untuk dakwaan kedua.

Dalam surat dakwaan juga diterangkan, bahwa terdakwa ditangkap tanggal 25 Januari 2017 sekitar jam 21.00 Wib di kamar kos Jalan Gayungan I Kamar 106 Surabaya. Saat dilakukan penangkapan ditemukan satu poket sabu-sabu dengan berat 0,44 gram.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x