Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 00:46 WIB
 

Kasus Suap, KPK Panggil Empat Anggota DPRD Jatim

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 9 Agustus 2017 | 11:28 WIB
Kasus Suap, KPK Panggil Empat Anggota DPRD Jatim
Juru bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - KPK akan memanggil dan menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang anggota DPRD Provinsi Jawa Timur hari ini, Rabu (9/8/2017).

Keempat orang tersebut antara lain Yusuf Rohana, Ahmad Fawaid, Moh Zainul Lutfi dan Ach Firdaus Febrianto. Mereka akan dimintai keterangannya terkait kasus dugaan suap pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan oleh DPRD Prov Jawa Timur (Jatim) terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah dan penggunaan anggaran di Prov Jatim tahun 2017.

"Empat anggota DPRD Provinsi Jawa Timur diperiksa untuk tersangka MB (Mochammad Basuki-Ketua Komisi B DPRD Jatim)," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (9/8/2017).

Selain itu, penyidik juga memanggil I Made Surakartha yang merupakan mantan kepala dinas koperasi dan UMKM Provinsi Jatim yang juga diperiksa untuk tersangka Mochammad Basuki.

Diketahui kasus ini bermula dua SKPD, Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan memberikan suap kepada Komisi B DPRD Jawa Timur terkait pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan prov jatim tentang penggunaan anggaran tahun 2017.

Dalam kasus ini KPK menyita uang Rp150 Juta dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 5 Juni 2017 lalu di Jawa Timur. Uang Rp150 Juta tersebut didapat dari ruang kerja Ketua Komisi B, Moch Basuki.

Diduga, uang suap Rp150 Juta merupakan bagian dari pembayaran triwulanan kedua dengan total komitmen fee sebesar Rp600 juta di setiap kepala dinas terkait.

Ada tujuh orang tersangka yang telah ditetapkan antara lain Ketua Komisi B DPRD Jatim, Mochmmad Basuki; Kadis Pertanian Provinsi Jatim, Bambang Heryanto; Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati; Ajudan Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat; serta dua staf DPRD tingkat 1, Rahman Agung, Santoso dan M Kamil Mubarok.

Sebagai pihak pemberi Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat dan Rohayati disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b dan atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga menerima, Mochammad Basuki, Santoso, Rahman Agung, dan M Kamil Mubarok disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Minggu lalu, Kamis (3/8/2017) penyidik KPK telah melimpahkan tahap dua tiga tersangka pemberi suap di kasus ini. Selanjutnya mereka siap disidang di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Jawa Timur.

Ketiga tersangka itu yakni Kadis Pertanian Provinsi Jatim, Bambang Heryanto (BH), Kadis Peternakan Provinsi Jatim, Rohayati (ROH) dan Ajudan Bambang Heryanto, Anang Basuki Rahmat (ABR). [rym]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x