Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 05:25 WIB

Viktor Tak Bisa Berlindung di Balik Hak Imunitas

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 9 Agustus 2017 | 06:38 WIB
Viktor Tak Bisa Berlindung di Balik Hak Imunitas
Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politisi Senior Fahmi Idris menilai pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat berlebihan. Menurutnya sebagai politisi,Viktor harus bisa mengukur apa yang ingin disampaikan.

Tak kunjung minta maaf dan berlindung dibalik hak Imunitas seorang dewan dianggap tindakan keliru."Hak imunitas itu sesuai dengan ketentuan manakala seseorang anggota dewan berbicara didalam gedung. Memang dia punya hak imunitas jika sedang berbicara digedung parlemen dan sedang membahas apa yang dibahas digedung parlemen," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (8/8/2017).

Hak Imunitas adalah hak anggota lembaga perwakilan rakyat dan para menteri untuk membicarakan atau menyatakan secara tertulis segala hal di dalam lembaga tersebut tanpa boleh dituntut di muka pengadilan.

Fahmi yang juga mantan anggota DPR mengaku mengikuti perkembangan pemberitaan seputar pidato Viktor."Meski sudah diedit, nampak sekali pernyataannya ditujukan untuk parpol mana saja," ungkapnya.

Ditambah tak keluarnya kata maaf dari Viktor, membuat tensi politik semakin memanas, parpol yang dituduh Viktor beramai-ramai melaporkan ke polisi untuk diproses.

Sebelumnya diketahui, Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR RI Viktor Laiskodat dalam sebuah pidato menyebut empat partai mendukung pembentukan negara berbasis khilafah di Indonesia. Diantaranya, Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

PAN dan Gerindra sudah melaporkan hal ini ke kepolisian. PKS akan melayangkan laporan yang sama pekan depan, sekaligus membawa pidato Viktor tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sementara Partai Demokrat mengeluarkan pernyataan keras mengenai isi pidato tersebut.

Komentar

 
x