Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 14:31 WIB

Polda Bali Usut Perampasan Senpi Anggota Brimob

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Selasa, 8 Agustus 2017 | 19:31 WIB
Polda Bali Usut Perampasan Senpi Anggota Brimob
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Wijaya - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Badung - Polda Bali membentuk tim gabungan dari Propam, Brimob, Reskrim dan Intel untuk melakukan investigasi kasus salah seorang anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi Bagus Suda Suwarna yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah dianiaya orang misterius.

Pasalnya, selain dianiaya, senjata laras panjang jenis AK 101 beserta 1 magasen berisi 3 peluru hampa dan 27 peluru karet yang dibawa saat bertugas Brigadir Polisi Bagus Suda Suwarna dirampas orang tak dikenal di parkiran Hotel Ayana Jimbaran, Badung, Selasa (8/8/2017).

Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Wijaya, selain membentuk tim gabungan dari Propam, Brimob, Reskrim dan Intel untuk melaksanakan investigasi, Polda Bali melalui Kabid Propam juga telah berkoordinasi dengannya agar dapat menetralisir berita yang tersebar di media sosial (medsos).

Menurut Hengky, berdasarkan keterangan saksi Brigpol I Nyoman Wenten anggota subden A Pelopor menyampaikan bahwa dirinya bersama korban melaksanakan tugas jaga pada hotel Ayana jimbaran dan pada pukul 11.00 wita korban bersama security Karang Emas Residen atas nama Alam melaksanakan istirahat makan siang di Rimba Resort yang berjarak kurang lebih 500 meter dari Hotel Ayana.

"Korban awalnya ditemukan oleh seorang security atas nama Merdeka Yana dalam posisi duduk dan tidak sadarkan diri dengan luka pada wajah sebelah kiri lebam, mata merah dan muntah darah," kata Hengky dalam keterangannya, Selasa petang (8/8/2017).

Adapun kronologisnya, lanjut Hengky, pada pukul 11.00 wita korban melaksanakan makan siang bersama dengan security atas nama Iksan, setelah selesai makan siang korban bersangkutan meninggalkan kantin masih membawa senjata laras panjangnya dan korban sempat ke toilet dengan masih membawa senjata.

"Selanjutnya korban menuju pos depan, namun sampai diparkiran korban pingsan dan ditemukan anggota security atas nama Mardika dalam posisi terjatuh dan pingsan dan ditolong oleh security dan senjata sudah tidak ada di tangannya," jelasnya.

Pelaku misterius penganiayaan dan perampasan senjata laras panjang anggota Brimob Polda Bali sampai sekarang masih di lakukan pengejaran petugas.

Pasca kejadian, 3 truk Brimob Polda Bali di Tohpati Denpasar langsung menuju TKP untuk memblokade jalur dikawasan Jimbaran.[jat]

 
x