Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 10:00 WIB

Buwas: Lapas Narkoba Sebaiknya Dijaga Buaya

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 8 Agustus 2017 | 16:31 WIB
Buwas: Lapas Narkoba Sebaiknya Dijaga Buaya
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyoroti lemahnya pengawasan di Lapas. Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengatakan, kasus peredaran melalui Lapas terjadi selain karena sipir yang lalai, juga disebabkan para bandar punya kekuatan dari segi finansial yang luar biasa.

"Yang terjadi di Lapas, memang itu jaringan yang bekerja. Seperti itu dan tak bisa dibantah. Bahkan sebelum saya masuk ke ruangan aula tadi, saya dapat laporan jika di Kalimantan Barat pengedar adalah narapidana di Lapas, namun keluar masuk dari Lapas dan bekerja di luar untuk mengedarkan narkotika dan kita temukan 17 kilogram narkoba," kata Buwas di Surabaya, Selasa (8/8/2017).

Mantan KAbareskrim itu menambahkan, BNN sudah berupaya mencegah peredara narkoba di Lapas, namun BNN tidak mungkin mencampuri urusan instansi lain. Untuk itu dirinya menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Dirjen Lapas untuk menangani.

"Saya sudah sampaikan berkali-kali. Dari Dirjen Lapas seolah-olah yang penting ada jawabannya. Tidak terjadi seperti itu, kita akan selidiki persoalan itu. Sudah benar kok mau diselidiki. Harusnya kita belajar dari permasalahan itu dan kita ungkap akar permasalahan itu," tuturnya.

"Saya pernah mengusulkan, pengedar atau bandar untuk tidak dijaga manusia karena selama manusia akan bisa disuap dengan uang. Tapi di jaga oleh buaya. Buaya tidak akan bisa disuap oleh uang," tambahnya.

Jika sistemnya tidak diubah lanjut Buwas, maka akan terjadi kasus pengedaran narkoba melalui Lapas. "Penjaga Lapas mengedarkan narkoba itu, iya. Nyabu bareng-bareng juga, iya. Bahkan bandar di sana punya CCTV yang mengawasi petugas. Saya berharap beberapa pihak memperbaiki ini semua dan tak hanya mencari pembenaran akan hal itu," tandasnya. [tar]

Tags

 
x