Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 20:47 WIB

Pita Koper Jamaah Haji Harus Seragam

Oleh : - | Selasa, 8 Agustus 2017 | 10:36 WIB
Pita Koper Jamaah Haji Harus Seragam
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Madinah - Fase kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama dari Tanah Air menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sudah berlangsung 12 hari.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham mengatakan proses layanan kedatangan berjalan lancar. Hal ini dia sampaikan usai melakukan peninjauan langsung proses layanan petugas terhadap jamaah di Bandara AMAA Madinah, Senin (7/8/2017).

Perempuan lulusan Al Azhar Mesir ini mengaku masih ada kesulitan layanan dari para petugas, utamanya dalam pengelompokkan koper jamaah perrombongan, namun itu bisa diatasi.

"Ada kesulitan sedikit, pita koper jamaah tidak sesuai imbauan masih berwarna-warni, sehingga menyulitkan petugas. Nanti kita evaluasi. Alhamdulillah sampai hari ini semua koper aman dan dapat kembali setibanya di hotel jemaah masing-masing," kata perempuan yang fasih Berbahasa Arab ini.

Sri Ilham juga mengecek layananan di Paviliun 3 Bandara AMAA Madinah yang dikhususkan untuk jamaah Indonesia, termasuk layanan bus upgrade yang akan mengantar jamaah dari bandara ke hotel. Sri memastikan beragam fasilitas bus berfungsi optimal sehingga memberi kenyaman kepada jamaah.

Kepala Daerah Kerja Bandara, Arsyad Hidayat menyampaikan layanan kursi roda tahun ini juga berjalan dengan baik. Semua kursi roda bisa disampaikan kepada jamaah yang memilikinya.

"Sangat bagus, kalau kursi roda ketinggalan langsung ketemu pemiliknya," kata Arsyad.

Hingga hari ke-12, sudah ada 67.915 jamaah haji Indonesia yang tiba di Madinah. Mereka terbagi dalam 167 kelompok terbang yang berasal dari 10 embarkasi. Sementara dari mereka bahkan sudah ada yang menyelesaikan Arbain dan bertolak ke Makkah untuk mengikuti proses haji.

Sementara itu, jamaah haji khusus mulai tiba di Madinah. Sebanyak 82 jamaah asal Jawa Timur mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sekitar pukul 23.15 Waktu Arab Saudi.

Kedatangan mereka disambut Kadaker Bandara Arsyada Hidayat, Kabid Pengawas PIHK Widodo, Kasi Pengawas PIHK Tawwabuddin, dan para petugas Daker Bandara.

Ketua rombongan PIHK Zainal Abidin menjelaskan 82 jamaah yang dibawanya akan menerima layanan akomodasi hotel bintang lima selama di Makkah dan Madinah. Tiba hari ini, mereka akan berada di Saudi sampai 6 September mendatang.

"Kami ada program Arbain dijadwalkan akan geser ke Makkah pada 17 Agustus. Jamaah tertua kami lebih dari 75 tahun, sedang termuda 24 tahun," ujarnya di Bandara AMAA Madinah, Selasa (8/8/2017) dini hari.

Zainal Abidin menambahkan sesuai regulasi, pihaknya juga menyertakan 1 dokter, 1 pembimbing ibadah, dan 4 petugas dalam rombongan mereka.

Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat mengucapkan selamat datag atas kehadiran jamaah PIHK di Madinah. Arsyad menyampaikan komitmennya untuk membantu jamaah PIHK manakala ada kesulitan selama di Saudi.

"Kita memiliki call center dan WA center. Kalau ada jemaah pihak lupa arah jalan pulang, bisa meminta bantuan ke kita," ujarnya.

Tak lupa, Arsyad mengingatkan ketua rombongan yang juga pimpinan PIHK untuk berkomitmen terhadap jamaah sesuai dengan layanan yang telah disepakati, baik terkait kualitas tempat, durasi waktu tinggal dan lainnya.

Hal sama ditegaskan Kabid Pengendali PIHK, Widodo. Dia berharap PIHK dapat melaksanakan seluruh program yang telah ditawarkan sehingga jamaah terlayani maksimal.

82 jamaah ini menjadi rombongan perdana PIHK yang tiba di Madinah. Selanjutnya, jamaah haji khusus akan datang secara bertahap di Arab Saudi. Tahun ini kuota jamaah haji khusus kembali normal, yaitu 17.000 orang.[beritajatim.com]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x