Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:39 WIB

Modus Pidato Viktor untuk Gaet Suara

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 8 Agustus 2017 | 03:04 WIB
Modus Pidato Viktor untuk Gaet Suara
Pidato Politikus Nasdem Victor Laiskodat - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pidato Politikus Nasdem Victor Laiskodat yang menjelekan beberapa partai sebagai pendukung kaum intoleran dinilai untuk kepentingan partainya. Yakni agar orang yang diusung NasDem di NTT dipilih.

Sebab, dalam pidatonya Viktor dengan tegas mengajak masyarakat NTT tidak memilih calon yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat. Apalagi pidato itu dilakukan dalam acara deklarasi calon Bupati Kupang, di Nusa Tenggara Timur pada 1 Agustus 2017.

"Ada keinginan kuat untuk mengajak masyarakat tidak memilih calon-calon yang lain. Karena dia ikut menyebutkan jangan mencoblos orang-orang dari partai tersebut," kata anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua pada INILAHCOM, Jakarta, Senin (7/8/2017).

Max sangat menyayangkan apa yang dilakukan oleh Politikus sekelas Viktor. Sebab, kata dia, masih ada cara-cara elegan untuk menarik simpati atau dukungan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah.

"Pak Viktor Seolah olah saling mengkaitkan suatu masalah yang berbau dengan ras Viktor berbicara tersebut di depan masarakat yang berbeda agama dengan agama Islam," ujar dia.

Diketahui di dalam video yang tersebar, Viktor berbicara di sebuah mimbar. Dia menyebut empat partai yakni Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat sebagai partai politik yang mendukung negara khilafah dan mengancam keutuhan NKRI.

Hal ini berkaitan dengan sikap keempat partai yang tidak mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Viktor dilaporkan ke pihak kepolisian. Dia dilaporkan karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2), Pasal 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. [ind]

Komentar

 
x