Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 21:12 WIB

Kasus Arief, Mega Diharapkan Bisa jadi Penyejuk

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 7 Agustus 2017 | 06:18 WIB
Kasus Arief, Mega Diharapkan Bisa jadi Penyejuk
Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri, diharapkan legowo memafkan Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang menyamakan partainya dengan PKI.

"Kalau misalnya Arief Puyono sudah minta maaf sebaliknya Megawati (Soekarnoputri) memaafkan saja," kata Pengamat Politik Igor Dirgantara pada INILAHCOM, Jakarta, Minggu (6/8/2017).

Sikap legowo Megawati dinilainya dapat menyejukan suasana perpolitikan nasional. Sebab, seluruh kader PDIP akan patuh terhadap arahan Megawati terkait penyelesaian masalah ini. "Karena setiap keputusan (PDIP) ada ditangan Mega," ujar dia.

Menurut dia, akan lebih baik apabila Mega turun tangan menyelesaikan kasus ini. "Sehingga menurut saya menyejukkan suasana jelang tahun tahun politik nanti Pilkada 2018 dan Pilpres 2019," ujar dia.

Arief sebelumnya mengaku bahwa pernyataannya itu untuk membela Prabowo yang disebut oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristyanto berambisi menjadi Presiden.

Arief pun sudah mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataan itu. Hal itu dilakukannya merespon permintaan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto agar dirinya memberi klarifikasi.

Meski sudah minta maaf Arief tetap dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas pernyataan itu oleh Organisasi sayap PDI Perjuangan, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM).

Politikus Gerindra itu dilaporkan atas dugaan pelanggaran Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). [ind]

 
x