Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 16:23 WIB

Gema Khonghucu Bantah Prakarsai Patung di Tuban

Oleh : - | Minggu, 6 Agustus 2017 | 21:01 WIB
Gema Khonghucu Bantah Prakarsai Patung di Tuban
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pembangunan Patung Guan Yu Chang yang bergelar Kwan Seng Tee Koen di dalam Kelenteng Tuban, Jatim, ditentang oleh umat Khonghucu yang tergabung dalam Generasi Muda Khonghucu Indonesia.

Ketua Presidium Generasi Muda Khonghucu (Gemaku) Indonesia Kris Tan mengatakan, pembangunan patung di dalam Kompleks Kelenteng Tuban merupakan sikap yang tidak peka terhadap keutuhan berbangsa dan bernegara.

"Tuduhan yang beredar bahwa itu diprakarsai oleh umat Khonghucu adalah sebuah kekeliruan dan fitnah besar bagi penganut Khonghucu," katanya, Minggu (6/8/2017).

Pihaknya meminta agar pihak Kelenteng Tuban segera membongkar patung tersebut. "Daripada mencederai kehidupan berbangsa maka sebaiknya segera patung tersebut di bongkar saja," ujarnya.

Dia pun membantah isu yang mengaitkan patung tersebut dengan Partai Komunis Tiongkok. "Bahkan kakeknya ketua Mao Zedong pun belum lahir pada zaman dan era Kwan Seng Tee Koen hidup yaitu pada zaman dinasti Han akhir yang dikenal pada zaman Sam Kok (Three Kingdom) pada tahun 221 M," katanya.

Sebelumnya patung dewa raksasa di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban menghebohkan lini masa selain karena ukurannya yang menjulang hampir 30 m juga karena ternyata belum mengantongi izin dari Pemda setempat.

Patung Kong Co Kwan Sing Tee Koen itu berdiri gagah di sebelah selatan lokasi area parkir kompleks kelenteng dan diinformasikan menghabiskan dana Rp2,5 miliar untuk pembangunannya. [tar]

Komentar

 
x