Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 20:38 WIB

Warga Harus Dilibatkan di Pembangunan Bendungan

Oleh : Ajat M Fajar | Minggu, 6 Agustus 2017 | 12:58 WIB
Warga Harus Dilibatkan di Pembangunan Bendungan
Anggota Komisi V DPR Umar Arsal - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi V DPR Umar Arsal memantau pembangunan Bendungan Landongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Sudah menjadi tugas dan kewajiban saya selaku anggota DPR RI memastikan pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah. Apalagi pembangunan tersebut ada di wilayah daerah pemilihan saya, jadi perlu kita dorong agar bisa berjalan dengan baik," tegas Umar Arsal.

Ketua Divisi Bantuan Bencana Dan Darurat DPP Partai Demokrat mengatakan bahwa Satker (Satuan Kerja) Penanggungjawab Pembangunan Bendungan Ladongi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diminta melibatkan masyarakat dan pengusaha lokal dalam proses pembangunan multiyears yang menggunakan dana APBN 2017 senilai Rp844 miliar.

"Kita minta anggaran negara harus benar berjalan dengan baik dan efektif. Agar masyarakat bisa merasakan hasilnya,"katanya.

Umar saat meninjau pembangunan Bendungan Ladongi mengungkapkan, bendungan terbesar satu-satunya yang ada di wilayah Sultra itu sudah diperjuangkan sejak 2013 lalu, namun baru saat ini terealisasi.

"Saya minta Satker pembangunan bendungan agar memperhatikan keterlibatan masyarakat lokal dalam rangka pemberdayaan dan mengurangi angka pengangguran," ujar Umar Arsal.

Sementara itu, Kepala Satker Bendungan Ladongi Wiwin Andoro menjelaskan, realisasi pembangunan bendungan tersebut baru mencapai 8,7 persen, dengan target penyelesaian hingga tahun 2020. Namun, pihak Hutama Karya dan Bumi Karsa berjanji akan menyelesaikannya lebih cepat hingga 2019.

Wiwin menambahkan, tahapan teknis penganggaran pembangunan bendungan yakni tahun 2016 sejumlah Rp20 miliar, tahun 2017 sebesar Rp155 miliar lebih, tahun 2018 Rp259 miliar lebih, tahun 2019 mencapai Rp303 miliar lebih dan tahun 2020 mencapai Rp126 miliar lebih.

Bendungan Ladongi akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan irigasi seluas 3.604 Ha, dengan jumlah petani yang mendapat manfaat 2.426 jiwa. selain itu juga dimanfaatkan untuk pemenuhan air baku, PLTA, pengendalian bencana banjir dan obyek wisata.[jat]

Tags

Komentar

 
x