Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 14:48 WIB

Dukung Jokowi, Perindo Punya Tujuan Implisit?

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 6 Agustus 2017 | 06:03 WIB
Dukung Jokowi, Perindo Punya Tujuan Implisit?
Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe menilai dukungan Partai Perindo untuk pemerintahan Joko Widodo dapat menghasilkan multi tafsir. Tapi jika memang tujuan politis ini dianggap hal wajar.

"Bila dukungan politik ini murni karena alasan rasionalitas partai tanpa ada motif-motif tertentu, iya saya kira hal wajar parpol mengarahkan dukungan politiknya," katanya kepada INILAHCOM, Sabtu (5/8/2017).

Meski demikian memang ada hal yang sedikit menonjol dari dukungan ini. Publik dianggap akan menilai langkah politik ini untuk menghidarkan Ketum Perindo Harry Tanoesoedibjo dari persoalan hukum yang belakangan menjerat.

"Saat ini pak HT sedang berhadapan dengan kasusnya, bisa sja partainya melalukan manuver politik ke penguasa agar bisa mendapat perlindungan. Analisa ini bisa saja terjadi sebab yang namanya partai politik pasti ada tujuan-tujuan implisit dalam memberikan dukungan politiknya," ulasnya.


Diberitakan sebelumnya, Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengatakan PDIP menyambut baik dukungan kepada pemerintah yang dilayangkan Partai Perindo. Menurutnya ini bukti keberhasilan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Alhamdulillah Perindo memilih dukung Presiden Jokowi. Dengan bertambahnya dukungan politik terhadap Pak Jokowi, itu menegaskan bahwa kepemimpinan Pak Jokowi sebagai Presiden RI diakui keberhasilannya dalam memimpin pemerintahan dan keberhasilannya dalam pembangunan negara Indonesia yang sedang berjalan saat ini," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (4/8/2017).

Diketahui, Ketua Umum Partai Perindo sekaligus CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan akan mendukung Presiden Jokowi pada Pemilu 2019. Rencananya, dukungan itu akan dibahas dalam Rapimnas Partai Perindo pada akhir tahun 2017. [hpy]

Komentar

 
x