Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 16:10 WIB

Setelah Haji, Rizieq Shihab Segera Pulang

Oleh : Ivan Setyadi | Sabtu, 5 Agustus 2017 | 19:30 WIB
Setelah Haji, Rizieq Shihab Segera Pulang
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab disebut bakal pulang ke Indonesia dari Arab Saudi usai ibadah haji, atau sekitar akhir bulan September mendatang.

Bukan hanya itu, RIzieq juga menyatakan sudah siap melanjutkan proses hukumnya di kepolisian terkait kasus dugaan percakapan bernada pornografi di situs baladacintarizieq.

"Jadi kalau misalkan pulang, ya setelah ibadah haji selesai dan kami juga akan selesaikan urusan terkait di Polda. September akhir (pulangnya)," kata Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, Sabtu, (5/8/2017).

Namun dalam proses tersebut, pihaknya akan meminta agar kasus yang menjerat Rizieq dihentikan. Apalagi menurut mereka, polisi tak punya cukup alat bukti menetapkan Rizieq sebagai tersangka dalam kasus itu.

"Sudah saya sampaikan berkali-kali bahwa kami akan tetap mengikuti proses hukum yang sekarang ini ada. Tetapi kami tetap akan mengajukan SP3 karena bukti awal penetapan tersangka Habib menurut kami lemah," katanya.

Rizieq berstatus tersangka dalam kasus pornografi terkait foto wanita telanjang dan pesan bernada mesum yang beredar di situs baladacintarizieq. Dia memilih untuk bertahan di luar negeri sehingga Polda Metro Jaya memasukkan dia ke Daftar Pencarian Orang.

Melalui pengacara-pengacaranya, Rizieq bersikukuh tidak bersalah atas kasus itu. Selama di luar negeri, Rizieq terus melakukan perlawanan secara pasif terhadap keputusan penyidik yang menetapkannya sebagai tersangka. Namun dia tak mau berhadapan langsung dengan penyidik Polda Metro Jaya.

Selain atas Rizieq, kepolisian pun telah menetapkan Firza sebagai tersangka atas kasus yang sama. Keduanya dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-undang nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.

Komentar

 
x