Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Agustus 2017 | 09:50 WIB

12 Ribu Kiai Kampung Cabut Dukungan untuk Khofifah

Oleh : - | Sabtu, 5 Agustus 2017 | 12:52 WIB
12 Ribu Kiai Kampung Cabut Dukungan untuk Khofifah
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) membuat sikap mengejutkan menjelang pilgub Jatim 2018.

Sedianya, FK3JT telah meminta Presiden Jokowi agar merestui Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk running pilgub. Tapi hingga saat ini, Jokowi belum juga merestui.

Akibatnya, FK3JT yang mengklaim memiliki anggota sebanyak 12 ribu kiai kampung se-Jatim menarik dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa lantaran belum mendapat izin dari Presiden Jokowi.

"Sampai hari ini tidak ada kepastian Khofifah untuk mendaftar bagacub Jatim dan izin Presiden belum turun. FK3JT akhirnya memfokuskan dukungan kepada Gus Ipul," kata Koordinator FK3JT KH Fahrur Rozi (Gus Fahrur) saat konferensi pers di RM Sari Nusantara Surabaya, Sabtu, (5/8/2017).

Gus Fahrur menjelaskan, keputusan tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan kiai kampung, sehingga para kiai kampung mayoritas berbalik arah mendukung Gus Ipul.

"Kami sudah melakukan musyawarah, dan 97 persen kiai kampung dukung Gus Ipul, mohon maaf, yang dukung Khofifah hanya 3 persen. Ini pilgub butuh waktu untuk sosialisi, sementara Khofifah ke Jatim kapasitasnya sebagai menteri bukan calon gubernur," tukasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Canga'an, Bangil Pasuruan ini menyarankan agar Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu fokus dan melanjutkan tugasnya sebagai mensos.

"Bu Khofifah agar meneruskan baktinya sebagai menteri sosial, bagaimanapun tugas tersebut juga membanggakan kami sebagai warga Nahdliyyin (NU)," jelasnya.

Sebelumnya, FK3JT telah menyatakan sikap dan merekomendasikan dua kader NU sebagai calon gubernur Jatim mendatang yakni Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf yang dianggap kandidat terbaik dari kalangan NU. Ketika itu, survei yang dirilis Khofifah 60 persen dan Gus Ipul 40 persen.[beritajatim]

 
Embed Widget

x